Senin, 17 Mei 2021 22:21

​Target Vaksinasi 17.000 Warga Pekan Ini, Bupati Ipuk Bakal Jemput Bola Lansia dan Disabilitas

Minggu, 07 Maret 2021 18:12 WIB
Editor: Tim
Wartawan: Herry Sulaksono
​Target Vaksinasi 17.000 Warga Pekan Ini, Bupati Ipuk Bakal Jemput Bola Lansia dan Disabilitas
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meninjau pelaksanaan vaksin bagi guru-guru di Puskesmas Purwoharjo, Jumat (6/3/2021). foto: ist.

BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani terus memantau pelaksanaan vaksinasi covid-19 di wilayahnya. Dalam beberapa hari terakhir, Ipuk berkeliling ke sejumlah Puskesmas untuk memastikan vaksinasi berjalan lancar dan sesuai target. Diantaranya, meninjau pelaksanaan vaksin bagi guru-guru di Puskesmas Purwoharjo.

"Alhamdulillah, berkat dedikasi para tenaga kesehatan dan kesadaran masyarakat, saya melihat sejauh ini vaksinasi berjalan lancar. Dinas Kesehatan dan Puskesmas bekerja keras. Masyarakat juga sadar dan antusias menyambut vaksinasi. Tetapi tetap jangan lupa jaga protokol kesehatan meskipun sudah divaksin," kata Ipuk, Jumat (6/3/2021).

Berdasarkan data dari dinas kesehatan per 4 Maret 2021, sebanyak 13.846 warga Banyuwangi telah disuntik vaksin Covid-19. Mereka terdiri dari para tenaga kesehatan dan pelayan publik. Saat ini Banyuwangi telah memasuki vaksinasi tahap kedua yang dimulai sejak 26 Februari lalu.

”Saya targetkan sekitar 17.000 warga sudah divaksin dalam pekan ini, maksimal awal pekan depan, sesuai dosis sasaran yang telah diterima Bayuwangi,” ujar Ipuk.

BACA JUGA : 

Ratusan Atlet KONI Gresik Jalani Vaksinasi Covid-19 Dosis Satu

Klaster Tarawih di Banyuwangi Jadi 64 Orang, Dusun Yudomulyo Lockdown

Muncul Klaster Tarawih di Banyuwangi, Puluhan Warga Ringintelu Positif Covid-19, 6 Meninggal

Cek Protokol Kesehatan, Forkopimda Banyuwangi Blusukan ke Pusat Perbelanjaan

Ipuk menambahkan, untuk pelaksanaan vaksinasi tahap berikutnya, pihaknya menyiapkan fasilitas jemput bola vaksinasi Covid-19 untuk warga lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas yang terkendala ke fasilitas layanan kesehatan.

”Kemarin sudah dirapatkan bareng Pak Sekda dan kepala Dinas Kesehatan, kita akan jemput bola vaksinasi untuk para warga senior dan penyandang disabilitas. Teknisnya sedang diatur,” ujarnya.

Ipuk memastikan, meskipun jemput bola, semua prosedur vaksinasi ditaati. ”Kalau soal prosedur ya harus taat dong. Ada verifikasi data, pemeriksaan kesehatan fisik, lalu divaksin, pencatatan dan tetap harus menunggu untuk melihat apakah ada Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) atau tidak. Juga akan kita sediakan ambulans,” ujar alumnus Universitas Negeri Jakarta tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, dr Widji Lestariono, menambahkan, layanan jemput bola ini untuk memudahkan para warga lansia dan penyandang disabilitas.

"Kami akan data. Jadi kalau memang tidak memungkinkan ke puskesmas, petugas yang datang ke rumah," kata Rio, sapaan akrabnya.

Nantinya petugas akan melakukan layanan vaksinasi di rumah atau satu lokasi terdekat dengan warga lansia dan disabilitas. "Tentu dengan tahapan yang sesuai disyaratkan Kementerian Kesehatan, mereka tetap akan melalui empat tahap saat proses vaksinasi nanti," urainya.

Rio menjelaskan jemput bola vaksinasi tersebut akan dilakukan saat tahap III yang diperuntukkan untuk masyarakat umum.

"Untuk pelaksanaanya menunggu jadwal kedatangan vaksin dari pemerintah pusat," kata Rio.

Rio juga menjelaskan, berdasarkan keterangan dari Kementerian Kesehatan, vaksinasi yang telah dilakukan ini sudah cukup efektif mengatasi varian baru covid-19. Saat ini beredar informasi adanya kasus varian baru yang disebut Corona B117 dan ditemukan di Indonesia.

"Vaksinasi yang dilakukan oleh pemerintah ini cukup efektif mengatasi varian baru covid-19. Jadi masyarakat diminta tenang dan tidak perlu khawatir namun tetap waspada. Vaksinasi ini tetap diyakini merupakan salah satu cara untuk mengatasi pandemi ini," jelas Rio. (bwi1)

Artis Greta Garbo Ajak Nikah ​Albert Einstein
Rabu, 12 Mei 2021 04:07 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episode 30 mereview cerita Gus Dur tentang fisikawan Albert Eintein dan model cantik Greta Garbo. “Anekdot ini saya ambil dari buku berjudul Gus Dur hanya Kalah dengan Orang Madura,...
Sabtu, 15 Mei 2021 22:16 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Bunga tabebuya, khususnya yang berwarna kuning, bermekaran lagi di jalanan Kota Surabaya. Bunga berwarna kuning indah itu semakin mempercantik jalanan, terutama jalan protokol pada saat Idul Fitri atau lebaran kali i...
Senin, 17 Mei 2021 18:27 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Munculnya buzzer dan influencer dalam media sosial (medsos) mengungkap realitas sosial keagamaan secara telanjang. Fenomena ini terlihat dari konten atau narasi yang diproduksi para buzzer dan influencer. Umpatan kasar...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Jumat, 14 Mei 2021 10:11 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Won...