Kamis, 22 April 2021 23:10

​Gandeng Gerkatin dan Relawan, FPRB Jatim Gelar Aksi Tanam Pohon di Waduk Siman Kediri

Minggu, 07 Maret 2021 12:59 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Muji Harjita
​Gandeng Gerkatin dan Relawan, FPRB Jatim Gelar Aksi Tanam Pohon di Waduk Siman Kediri
Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kediri Slamet Turmudi didampingi relawan saat ikut menanam pohon di area Waduk Siman, Kecamatan Kepung, Minggu (7/3/2021). (foto: MUJI HARJITA/BANGSAONLINE)

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - FPRB (Forum Pengurangan Risiko Bencana) Jawa Timur menggandeng Gerkatin (Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia) dan puluhan relawan pecinta lingkungan menggelar aksi menanam pohon di area Waduk Siman di Desa Siman, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, Minggu (7/3/2021).

Tidak hanya menanam pohon, FPRB juga membagikan masker kepada warga yang kebetulan berada di lokasi penanaman pohon di area Waduk Siman.

Selain Gerkatin, para relawan yang terlibat dalam aksi tanam pohon dan bagi masker tersebut yakni MDMC, LPBI NU, MUI, Jangkar Kelud, Kosti (Komunitas Sepeda Tua Indonesia) Kediri, Komunitas Sepeda Mini, dan ARMI, serta warga sekitar.

Sekjen FPRB Jatim Catur Sudarmanto menjelaskan bahwa sasaran maupun harapan yang ingin dituju dalam kegiatan forum pengurangan risiko bencana adalah meningkatkan pemahaman berbagai pemangku kepentingan dalam membangun kerja sama para pihak serta meningkatkan partisipasi para pihak dalam upaya pengurangan risiko bencana.

BACA JUGA : 

Peringati Hari Bumi, Anggota Mapala di Kediri Tanam Pohon di Halaman Rumah Masing-masing

DLH Kediri Undang ARPL Bahas Raperda Perlindungan dan Pengelolaan Sumber Air

Menyedihkan! Saking Miskinnya, Waga Kediri Ini Jarang Ganti Pakaian, WWN pun Beri Bantuan

Tanggul Sungai Kalasan Jebol, ​Puluhan Hektare Tanaman Padi di Kediri Terancam Gagal Panen

Menurut Mbah Darmo, demikian sapaannya, FPRB adalah perwujudan partisipasi masyarakat dalam penanggulangan bencana di daerahnya. FPRB terdiri dari perwakilan lembaga usaha, akademisi, organisasi kemasyarakatan, lembaga swadaya masyarakat, media massa, donor, organisasi profesi/keahlian, legislatif, yudikatif, dan organisasi perangkat daerah, serta relawan penanggulangan bencana.

"Jadi FPRB itu ibarat pelangi, karena di dalamnya ada bermacam-macam warna, tapi mempunyai tujuan satu yaitu berupaya untuk pengurangan risiko bencana," kata Mbah Darmo, di lokasi penanaman di sisi barat Waduk Siman, Minggu (7/3/2021).

Ditambahkan oleh Mbah Darmo, FPRB adalah mitra dari BPBD provinsi maupun BPBD kabupaten/kota. FPRB memiliki visi "Memastikan Pembangunan Daerah Berbasis Pengurangan Risiko Bencana".

"Salah satu upaya untuk pengurangan bencana itu adalah dengan menanam pohon seperti yang kami lakukan bersama relawan di Waduk Siman ini," imbuh Mbah Darmo seraya mengatakan bahwa selain menanam pohon pihaknya juga membagikan masker kepada warga sebagai upaya untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 di masyarakat.

Sementara itu, Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kediri Slamet Turmudi yang juga hadir dan ikut menanam pohon di Waduk Siman mengatakan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi upaya dari FPRB dan relawan pecinta lingkungan untuk mengurangi risiko bencana dengan menanam pohon.

"Sepanjang sebagai upaya untuk mengurangi risiko bencana, pemerintah dalam hal ini BPBD Kabupaten Kediri akan mendukung dan men-support kegiatan dari kawan-kawan FPRB dan para relawan dalam aksi tanam pohon ini, termasuk pembagian masker sebagai upaya memutus rantai penyebaran Covid-19," kata pria yang juga Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kediri itu. (uji/zar)

​Cendekiawan Muslim tak Tahu Jumlah Juz Al-Quran
Rabu, 21 April 2021 22:01 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episode 10 ini bercerita tentang seorang menteri yang juga pengurus organisasi cendekiawan muslim. M Mas’ud Adnan - narator anekdot Gus Dur - bercerita bahwa pada akhir kekuasaan ...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Kamis, 22 April 2021 09:45 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Banyak negara mulai mengumumkan pertumbuhan ekonominya setelah didera pandemik Covid-19. Yang paling tinggi Tiongkok. Tapi pertumbuhan ekonomi India juga mengejutkan. Hanya saja Covid-19 di India gila-gilaan. Seti...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...