Jumat, 23 April 2021 09:07

​Kejar Pembelajaran Tatap Muka, Guru dan Tenaga Pendidik di Kota Kediri Divaksinasi Covid-19

Jumat, 05 Maret 2021 17:21 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Muji Harjita
​Kejar Pembelajaran Tatap Muka, Guru dan Tenaga Pendidik di Kota Kediri Divaksinasi Covid-19
Salah seorang guru peserta vaksinasi, saat dicek kesehatannya sebelum disuntik vaksin oleh petugas. (foto: ist)

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kota Kediri terus berlanjut. Setelah kemarin (4/3/2021), vaksinasi dilakukan pada para pedagang dan pekerja pasar, Jumat (5/3/2021) pagi tadi, penyuntikan vaksin Covid-19 diberikan kepada para guru dan tenaga pendidik di Kota Kediri.

Alfan Sugiyanto, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Kediri mengatakan bahwa guru dan tenaga pendidik mendapatkan prioritas penyuntikan vaksin di tahap II vaksinasi ini, sebagai upaya percepatan pelaksanaan pembelajaran tatap muka.

"Ini bagian dari upaya Pemerintah Kota Kediri supaya pembelajaran tatap muka dapat segera terlaksana dalam waktu dekat," kata Alfan, saat ditemui di lokasi vaksinasi, di lapangan basket SMP Negeri 1 Kediri.

Menurut Alfan, bahwa vaksinasi untuk guru dan tenaga pendidik terklasifikasikan menjadi tiga kelompok. "Ada dari diknas dan cabang diknas termasuk guru PAUD (239 orang), guru SD (685 orang), dan guru SMP (695 orang)," ujarnya.

BACA JUGA : 

SAKIP Kota Kediri Kembali Peroleh Predikat BB Tahun Ketiga dari KemenPAN-RB

Polres Kediri Kota Gelar Lomba Da'i Kamtibmas

Ringankan Beban Warga, Pemkot Kediri Kembali Salurkan Bantuan Sembako Isoman

​Peringati Hari Kartini, Bunda Fey Kunjungi Tiga Kartini Masa Kini Berprofesi Unik

Alfan mengatakan, sejauh ini total guru dan tenaga pendidik di Kota Kediri yang akan mendapatkan vaksin sekitar 1.619 orang. "Hari ini masih suntikan pertama untuk pengenalan terhadap virusnya, nanti menunggu penyuntikan kedua sudah mulai terbentuk antibodi dan 28 hari berikutnya diharapkan sudah terbentuk antibodinya," pungkas Alfan.

Hal ini disambut baik oleh Dewi Anisaul Farida, salah seorang guru. Dia ingin segera melakukan pembelajaran tatap muka. "Saya sudah rindu, karena bagi saya pendidikan tatap muka akan jauh lebih menarik dan lebih interaktif, jadi pembelajaran bisa lebih maksimal," ungkapnya usai mendapatkan suntikan vaksin. (uji/zar)

BJ Habibie juga Kalah dengan Orang Madura
Jumat, 23 April 2021 00:41 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Ternyata tidak hanya Gus Dur yang kalah dengan orang Madura (Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan (6). BJ Habibie juga kalah dengan Orang Madura. Dalam Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan edisi ke-11, M Mas’ud Adnan – sang ...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Kamis, 22 April 2021 09:45 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Banyak negara mulai mengumumkan pertumbuhan ekonominya setelah didera pandemik Covid-19. Yang paling tinggi Tiongkok. Tapi pertumbuhan ekonomi India juga mengejutkan. Hanya saja Covid-19 di India gila-gilaan. Seti...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Jumat, 23 April 2021 06:48 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...