Jumat, 23 April 2021 10:12

Butuh Uang untuk Tebus Motor yang Digadaikan, Jadi Motif Pelaku Pembunuhan Juragan Toko di Blitar

Kamis, 04 Maret 2021 16:38 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Akina Nur Alana
Butuh Uang untuk Tebus Motor yang Digadaikan, Jadi Motif Pelaku Pembunuhan Juragan Toko di Blitar
Kapolres Blitar AKBP Leonard M. Sinambela saat menunjukkan tersangka dan barang bukti. (foto: ist)

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Motif pembunuhan Bisri Efendi (71), juragan toko warga Desa Jatinom, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar terungkap. Pelaku Yuda (21), mengaku butuh uang untuk menebus motor miliknya yang digadaikan.

Pernyataan tersebut diungkapkan Kapolres Blitar AKBP Leonard M. Sinambela saat rilis pers di Mapolres Blitar, Kamis (4/3/2021). Dia mengatakan bahwa setelah dilakukan pemeriksaan kepada tersangka dapat disimpulkan bahwa tindak pidana yang terjadi adalah pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

"Motif pelaku mempunyai niat untuk melakukan pencurian di toko tersebut dengan maksud mengambil uang untuk menebus motor yang digadaikan kepada rekannya," terang Leonard.

Lebih jauh, dalam pers rilis Leonard menjelaskan jika semua alat kejahatan yang digunakan pelaku ada di dalam toko. Di antaranya, gagang cangkul dan kayu balok yang digunakan untuk memukul korban. Kemudian lakban yang digunakan untuk mengikat tangan dan kaki korban. Serta aluminium foil yang digunakan untuk menutup CCTV.

BACA JUGA : 

Pro-Kontra Wabup Blitar Tinggal di Pendopo, Dua Massa Saling Berhadapan

Konter Telepon di Srengat Blitar Kemalingan, 200 Unit HP Digasak

Warga Jimbe Blitar Tewas Tenggelam Usai Kencan di Pinggir Sungai Brantas

Ditemukan Tulang Kerangka Wanita di Hutan Lindung

"Semua barang yang digunakan untuk melakukan kejahatan berada di dalam toko. Semuanya merupakan barang dagangan," tegasnya.

Usai mengambil uang dan membunuh korban, tersangka kemudian dengan leluasa melenggang keluar dari toko melalui pintu harmonika bagian depan toko. Dia dapat dengan mudah membuka pintu harmonika karena menemukan kunci di dalam laci kasir. Usai melakukan aksinya tersangka kemudian pulang ke rumah lalu membakar jaket dan celana yang dipakai saat melakukan aksi kejahatan.

"Dari keterangan sementara, pelaku setelah dari toko Pak Bisri langsung mandi dan membakar jaket lalu berangkat ke kota untuk menukarkan uang dan kembali lagi ke rumah lalu tidur," imbuh Leo.

Keterangan tersebut diakui tersangka Yuda, dia mengaku membutuhkan uang sebesar Rp2,5 juta untuk menebus motor miliknya yang digadaikan. "Saya butuh uang buat mengambil motor yang saya gadaikan," ujar Yuda.

BACA JUGA: Pra Rekonstruksi Pembunuhan Juragan Toko di Blitar Peragakan 27 Adegan

Diberitakan sebelumnya, Bisri Efendi pemilik Toko Pak Bisri ditemukan tewas bersimbah darah dengan tangan dan kaki terikat serta kepala tertutup sarung, Sabtu (27/2/2021) lalu. Dia ditemukan pertama kali oleh

karyawan toko sekitar pukul 07.00 WIB di dalam toko miliknya . Saat tiba di toko, karyawan tersebut melihat kondisi toko sudah dalam kondisi terbuka. Saat dilihat ke dalam Bisri sudah tergeletak di lantai dengan kondisi bersimbah darah.

Pelaku dijerat dengan Pasal 339 KUHP Subsider 365 Ayat 2 Angka 1 tentang pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara dan 15 tahun penjara. (ina/zar)

BJ Habibie juga Kalah dengan Orang Madura
Jumat, 23 April 2021 00:41 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Ternyata tidak hanya Gus Dur yang kalah dengan orang Madura (Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan (6). BJ Habibie juga kalah dengan Orang Madura. Dalam Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan edisi ke-11, M Mas’ud Adnan – sang ...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Kamis, 22 April 2021 09:45 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Banyak negara mulai mengumumkan pertumbuhan ekonominya setelah didera pandemik Covid-19. Yang paling tinggi Tiongkok. Tapi pertumbuhan ekonomi India juga mengejutkan. Hanya saja Covid-19 di India gila-gilaan. Seti...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Jumat, 23 April 2021 06:48 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...