Jumat, 23 April 2021 08:38

​Siap Donorkan Plasmanya, Wawali Armudji Ajak Penyintas Lain Tak Segan-Segan Bantu Sesama

Selasa, 02 Maret 2021 19:54 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Yudi Arianto
​Siap Donorkan Plasmanya, Wawali Armudji Ajak Penyintas Lain Tak Segan-Segan Bantu Sesama
Wawali Armudji saat mengikuti tahapan pemeriksaan kesehatan sebelum donor plasma didampingi dr. Hj. Budi Arifah. (foto: ist)

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Usai meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di RSUD dr. Soewandhie, Wakil Wali Kota Surabaya Armudji langsung mengunjungi Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Surabaya, Selasa (2/3/2021). Sebagai penyintas Covid-19, Cak Ji--sapaan lekatnya, ingin mendonorkan plasma konvalesen untuk membantu kesembuhan pasien Covid-19.

Setiba di UDD PMI Kota Surabaya sekitar pukul 13.30 WIB, Cak Ji langsung memasuki ruangan screening untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan. Sekitar 5 menit berada di sana, selanjutnya dia diarahkan petugas menuju kursi donor untuk mengikuti tahapan pengambilan sampel darah. Nantinya apabila dinyatakan lolos, dia akan dihubungi oleh petugas PMI untuk selanjutnya dilakukan pengambilan plasma konvalesen.

"Kita harus dicek (kesehatan) dulu sebelumnya. Mudah-mudahan hasilnya kita bisa lolos, nanti tinggal kapan harinya kita akan diberitahu untuk jadwal donor plasmanya," kata Cak Ji.

Cak Ji mengaku, keinginan untuk mendonorkan plasma konvalesen ini sudah direncanakannya sejak dia masih dirawat di rumah sakit. Apabila sudah sembuh dari Covid-19 dan pulang dari rumah sakit, dia berniat untuk mendonorkan plasmanya untuk membantu kesembuhan pasien Covid-19.

BACA JUGA : 

​PBB Surabaya Minta Pemkot Cabut Larangan UMKM Berjualan di Minimarket

Operasi Pasar Pemkot Surabaya, Harga Lebih Terjangkau, Bergilir di 31 Kecamatan

​Seleksi Dewan Pengawas PDAM Terus Berlanjut, 22 Peserta Lolos Administrasi

Mendag Kunjungi Pasar Wonokromo, Puji Harga Sembako di Surabaya Paling Stabil

"Karena ini sudah niatan saya semenjak saya di rumah sakit, apabila saya sudah pulang dan sembuh akan mendonorkan plasma konvalesen. Ini untuk membantu kemanusiaan di mana warga yang kena Covid-19," akunya.

Oleh sebab itu, Cak Ji juga mengajak para penyintas Covid-19 lain agar bersedia menjadi pendonor untuk membantu kesembuhan pasien Covid-19 melalui metode plasma konvalesen.

"Ini (plasma konvalesen) benar-benar sangat dibutuhkan. Oleh karena itu saya mengajak kepada warga yang habis terkena Covid-19 agar tidak segan-segan untuk membantu warga yang terkena Covid-19," pesannya.

Di waktu yang sama, Kepala UDD PMI Kota Surabaya dr. Budi Arifah menyatakan bahwa saat ini stok kantong plasma konvalesen di PMI Surabaya sudah mulai menipis. Setidaknya untuk hari ini masih ada sekitar 100 kantong yang tersedia.

"Tadi baru ada kabar, ada yang sudah mendarat di bandara, mudah-mudahan ke depannya (stok kantong plasma) ini masih aman," terangnya.

Sementara untuk kebutuhan alat, UDD PMI Kota Surabaya memiliki 3 alat donor darah plasma konvalesen. Sedangkan 1 alat lain digunakan untuk donor Apheresis Trombosit.

Kepala Bidang Pelayanan dan Humas UTD PMI Surabaya dr. Martono Adi menambahkan, stok plasma konvalesen di PMI Surabaya saat ini sekitar 253 kantong. Dia mengaku bahwa permintaan plasma konvalesen tak hanya berasal dari Surabaya, namun juga luar kota. "Untuk setiap harinya jumlah pendonor plasma konvalesen di PMI Surabaya sekitar 25 orang," pungkasnya. (ian/zar)

BJ Habibie juga Kalah dengan Orang Madura
Jumat, 23 April 2021 00:41 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Ternyata tidak hanya Gus Dur yang kalah dengan orang Madura (Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan (6). BJ Habibie juga kalah dengan Orang Madura. Dalam Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan edisi ke-11, M Mas’ud Adnan – sang ...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Kamis, 22 April 2021 09:45 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Banyak negara mulai mengumumkan pertumbuhan ekonominya setelah didera pandemik Covid-19. Yang paling tinggi Tiongkok. Tapi pertumbuhan ekonomi India juga mengejutkan. Hanya saja Covid-19 di India gila-gilaan. Seti...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Jumat, 23 April 2021 06:48 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...