Selasa, 20 April 2021 05:47

Tak Ditambal Permanen, Jalan Rusak di Raya Banyubiru Pasuruan Hanya Diuruk Sirtu

Jumat, 19 Februari 2021 16:35 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Ahmad Habibi
Tak Ditambal Permanen, Jalan Rusak di Raya Banyubiru Pasuruan Hanya Diuruk Sirtu
Ilustrasi jalan rusak ditambal sirtu.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dinas PU Bina Marga Kabupaten Pasuruan akhirnya melakukan perbaikan Jalan Raya Banyubiru di Desa Sumberrejo, Kecamatan Winongan dan ruas Jalan Kebunrejo, Kecamatan Grati.

Hal itu terkait kerusakan jalan yang sudah banyak dikeluhkan para pengguna jalan hingga menyebabkan kecelakaan. Hanya saja, perbaikan tidak dilakukan secara permanen, melainkan hanya diuruk dengan base course (pasir campur batu/sirtu, red).

Kabid Pemeliharaan Jalan Dinas PU Bina Marga, Sidik S.T., saat dikonfirmasi membenarkan kerusakan Jalan Raya Banyubiru hanya dilakukan perbaikan dengan cara menutup lubang-lubang. Namun ia memastikan material uruk yang digunakan adalah material pilihan, kemudian dilakukan pemadatan dengan alat berat. Sehingga lebih awet.

“Untuk sementara, kerusakan Jalan Desa Sumberrejo menuju Kadwung dilakukan penanganan kedaruratan saja agar tidak membahayakan pengguna jalan," jelas Sidik.

BACA JUGA : 

Dinilai Tak Prosedural, Persetujuan Perubahan Ketiga Raperda Kabupaten Pasuruan Nomor 6/2015 Ditunda

DPUTR Gresik Mulai Perbaiki Kerusakan Jalan Mengare

Tingkatkan Pelayanan, RSUD Bangil Tambah Mesin Hemodealisis Baru

Resmikan Musala Miftakhul Jannah, Wabup Gus Mujib Ajak Masyarakat Gemar Salat Berjamaah

Ia menambahkan, kerusakan jalan tersebut disebabkan faktor curah hujan cukup tinggi dalam satu bulan terakhir di wilayah Kecamatan Grati dan Winongan. Kemudian juga banyak kendaraan besar yang melintas sehingga membuat jalan cepat rusak. 

"Untuk perbaikan permanen sendiri memang belum bisa dilakukan lantaran butuh anggaran besar," ungkapnya.

Untuk penanganan jalan secara permanen, lanjutnya, tidak bisa dilakukan tahun ini. Pihaknya rencananya akan mengusulkan pembangunan tahun depan. "Dinas segera memasang rambu-rambu peringatan bagi para pengguna jalan untk berhati-hati saat melintas di sana," pungkasnya. (bib/par/ian)

Polisi dan Tukang Becak, Madura Kok Dilawan
Senin, 19 April 2021 21:38 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episoode ke-8 ini mereview tukang becak asal Madura yang dihadang polisi karena dianggap melanggar rambu-rambu lalu lintas. Di jalan raya itu memang tertancap rambu lalu lintas berupa ga...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Senin, 19 April 2021 05:29 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Dua guru besar ini punya integritas dan reputasi tinggi di bidangnya masing-masing. Nah, Dahlan Iskan kali ini tak banyak menulis. Tapi menurunkan pandangan dua profesor yang dua-duanya kontra dan kritis terhadap Vaksin...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...