Baddrut Tamam saat menerima kajian akademik pemekaran kabupaten Pamekasan di Peringgitan Dalam Mandhapa Agung Ronggosukowati.
Menurut politikus PKB tersebut, bahwa Madura harus tetap utuh dalam sudut pandang geografis, etos, semangat dan kebudayaan. Sehingga kearifan lokal masyarakat setempat tetap akan terjaga meski nantinya akan berubah menjadi Provinsi Madura.
Sedangkan Pengarah Penyusun Naskah Akademik Pemekaran Wilayah Pamekasan, Mohammad Kosim mengatakan, pemekaran wilayah Pamekasan dapat diterapkan dengan membagi wilayah Kota Pamekasan dan Kabupaten Pamekasan.
Plot untuk Kota Pamekasan bisa meliputi lima kecamatan, yakni, Kecamatan Pamekasan, Pademawu, Larangan, Tlanakan, dan Galis.
Sementara, plot untuk Kabupaten Pamekasan meliputi delapan kecamatan yakni, Kecamatan Proppo, Waru, Kadur, Pasean, Batumarmar, Pegantenan, Pakong, dan Palengaan.
Saran pria yang akrab disapa Kosim ini, Kecamatan Pamekasan bisa dijadikan sebagai pusat pemerintahan Kota Pamekasan. Sedangkan Kecamatan Waru bisa dijadikan sebagai pusat pemerintahan Kabupaten Pamekasan. (yen/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




