Satu rumah yang kondisinya terparah hingga ambruk, rata dengan tanah akibat hujan petir disertai angin kencang di Pamekasan.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Puluhan rumah di Kecamatan Pademawu rusak setelah terjadi hujan petir disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Pamekasan, Sabtu (13/2/2021) malam.
Menurut Kalaksa BPBD Pamekasan Amin Jaber melalui Supervisor Pusdalops Penanggulangan Bencana BPBD Pamekasan, Budi Cahyono, hujan disertai angin kencang semalam menyebabkan puluhan rumah mengalami kerusakan. Ada ada 5 desa di Kecamatan Pademawu dan 1 desa di Kecamatan Tlanakan yang terdampak bencana tersebut.
BACA JUGA:
- Kunker ke Pamekasan, Mensos Gus Ipul Bakal Evaluasi Usai Dugaan 40 Persen Bansos Tak Tepat Sasaran
- Angin Kencang Rusak Puluhan Rumah di Ngawi, Warga Panik Selamatkan Diri
- Pelantikan Dekopinda Pamekasan, Bupati Sebut Gelontorkan Hampir Rp2 M untuk UMKM dan Koperasi
- Bea Cukai Madura Didesak Usut Dugaan Pabrik Rokok Bermasalah
Data sementara, kerusakan terjadi pada 40 rumah di Desa Jarin, 1 rumah di Desa Majungan, 2 rumah kemudian 2 rumah di Desa Pademawu Timur, 10 rumah di Desa Padelegan, dan 20 bangunan di Desa Tanjung yang berupa kandang, dapur dan masjid. Sedangkan Kecamatan Tlanakan hanya 2 rumah di Desa Larangan Tokol.
Namun ada 1 rumah ambruk rata dengan tanah di Desa Majungan, Kecamatan Pademawu milik Abd. Rahem.
Sampai saat ini, PusdalOps dan TRC Bpbd bersama TNI dan Polri, kades dan perangkat desa terdampak melakukan pendataan ke lokasi yang terkena musibah.
“Namun data ini bisa berubah, artinya bisa bertambah karena dimungkinan ada lokasi yang belum terdata oleh kami,” jelas Budi saat dihubungi melalui media whatsapp. Minggu (14/2/2021).
Budi yang juga ketua FRPB Pamekasan menambahkan, rata-rata tingkat kerusakannya cukup ringan di bagian atap. Tidak ada korban dalam peristiwa tersebut, sedangkan kerugian masih dalam pendataan.
"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian semalam dan kerusakan umumnya di bagian atapnya," pungkasnya. (yen/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




