Kepala Staf Korem 084/Bhaskara Jaya, Kolonel Inf Handoko Nurseta, Wakil Bupati Achmad Fauzi bersama unsur Forkopimda Kabupaten Sumenep membagi-bagikan masker kepada para pengguna jalan dan pedagang maupun pembeli di Pasar Anom Baru.
SUMENEP, BANGSAONLINE.om - Kesadaran masyarakat Kabupaten Sumenep menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 seperti halnya memakai masker yang baik dan benar masih rendah.
Hal itu terbukti saat Kepala Staf Korem 084/Bhaskara Jaya, Kolonel Inf Handoko Nurseta bersama Forkopimda Kabupaten Sumenep, melakukan penegakan disiplin prokes bagi pengendara kendaraan di depan Masjid Jamik dan Pasar Anom Baru. Masih ditemukan warga tidak bermasker.
BACA JUGA:
- Bupati Fauzi Pangkas Jam Kerja ASN Sumenep Selama Ramadhan 1447 H
- Lakukan Pendataan, BPBD Sumenep Sebut Pemkab akan Perbaiki 198 Bangunan Rusak akibat Puting Beliung
- Lampaui Target, Realisasi Investasi Sumenep 2025 Tembus Rp2 Triliun Lebih
- DBHCHT Sumenep 2026 Turun jadi Rp33,1 M, DPRD Ingatkan Pemkab Soal Skala Prioritas Program
Menurut Kolonel Inf Handoko Nurseta, masyarakat belum sepenuhnya menyadari pentingnya mematuhi protokol kesehatan saat melakukan aktivitas sehari-hari. Padahal wabah Covid-19 ini sangat serius, yang membutuhkan penanganan secara bersama-sama antara elemen pemerintah dan masyarakat.
“Kebanyakan dari masyarakat Sumenep masih rendah mematuhi protokol kesehatan semisal bermasker. Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, baik pengendara maupun pedagang dan pembeli di pasar tidak memakai masker,” kata Kolonel Inf Handoko di sela-sela kunjungannya ke Pasar Anom Baru, Rabu (03/02/21).
Ironisnya, masyarakat sebenarnya membawa masker, hanya saja tidak dipakai. Mereka hanya bermasker saat ada operasi penegakan disiplin, baik warga yang beraktivitas di pasar maupun pengguna jalan umum.
Oleh sebab itu, pihaknya bersama pihak terkait melaksanakan operasi penegakan disiplin protokol kesehatan setiap hari, baik di tempat umum seperti jalan umum maupun pasar dan tempat lainnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




