Petugas Polsek Tarik dan Inafis Polresta Sidoarjo melakukan olah TKP. (foto: ist)
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Ketenangan warga Dusun Blijo RT 12 RW 02, Desa Sebani, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo terusik dengan peristiwa gantung diri di sebuah punden kawasan desa setempat, Selasa (2/2/2021).
Belakangan, korban diketahui bernama Aris Wahyuda (16), seorang pelajar SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) asal Desa Sebani, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo.
BACA JUGA:
- 35 Siswa SD di Sidoarjo Dapat Pelatihan Jadi Polisi Cilik untuk Lomba Polda Jatim
- Polresta Sidoarjo Amankan Truk Gandeng yang Tabrak Mahasiswi hingga Tewas di Buduran
- Polisi Sahabat Anak, Satlantas Polresta Sidoarjo Kenalkan Tertib Lalu Lintas Sejak Dini
- Rumah Bertuliskan 'Dijual' Jadi Markas Gas Oplosan, Sindikat di Sidoarjo Raup Puluhan Juta
Jenazah korban pertama kali diketahui oleh Dede Nur Cahyo yang tak lain adik korban. Waktu itu, dia tengah mencari-cari kakaknya yang tak kunjung pulang ke rumah.
Setelah mencari sampai di sebuah punden, pelajar SMP itu kaget melihat kakaknya tergantung menggunakan tampar plastik di sebuah pohon trembesi dan dalam kondisi tak bernyawa.
Dede pun lantas pulang dan memberitahu ibunya. Tak lama berselang, warga berdatangan ke lokasi kejadian dan menurunkan korban.
"Menurut pengakuan adik korban, bahwa korban sudah dua kali melakukan percobaan bunuh diri," kata Kapolsek Tarik AKP Zulkifli Ahyat Musa.
Sebelum dievakuasi ke rumah sakit, Petugas Polsek Tarik dan Inafis Polresta Sidoarjo melakukan olah TKP. "Belum diketahui apa motifnya. Diduga karena depresi," pungkasnya. (cat/zar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




