Sabtu, 06 Maret 2021 15:47

​Depresi Bertahun-Tahun, Ibu Muda di Jombang Nekat Akhiri Hidup dengan Gantung Diri

Rabu, 27 Januari 2021 16:37 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Aan Amrulloh
​Depresi Bertahun-Tahun, Ibu Muda di Jombang Nekat Akhiri Hidup dengan Gantung Diri
Jenazah Umi saat dievakuasi ke mobil ambulans.

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Seorang ibu muda ditemukan meninggal dunia dengan tragis di lantai dua rumahnya di Dusun/Desa Tunggorono, Kecamatan/Kabupaten Jombang, Rabu (21/01/21) lalu.

Peristiwa yang sempat menggegerkan warga sekitar tersebut terjadi sekira pukul 10:00 WIB. Saat itu, ibu muda yang diketahui bernama Umi Kholilisoh (36) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri lantaran depresi.

“Warga kami ini memang depresi. Dari informasi yang kami dapat, korban sudah tiga kali ini melakukan percobaan bunuh diri. Hari ini waktu korban bunuh diri tidak ketahuan karena di rumah tidak ada orang sama sekali,” ucap Kepala Desa Tunggorono, Didik Dwi Mulyawan di lokasi kejadian.

Kondisi depresi korban ini, lanjut kades, sudah terjadi sejak lama. Bahkan keluarga beserta warga sekitar sudah berupaya mencari pengobatan agar Umi bisa sembuh dan hidup normal kembali.

“Korban mengalami hal seperti ini sudah sekitar sepuluh tahunan. Sudah dicoba dicarikan pengobatan tapi tak kunjung sembuh,” pungkas Didik.

Terpisah, Kapolsek Jombang Kota, AKP Wilono saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Pihaknya yang mendapat laporan segera terjun ke lokasi kejadian guna melakukan olah TKP dan meminta keterangan dari beberapa saksi dan keluarga.

“Ya benar, dari informasi yang didapat korban memang dalam kondisi depresi,” terang AKP Wilono.

Dijelaskan, peristiwa tragis tersebut pertama kali diketahui oleh Sampinah, tetangga korban. Saat itu, tetangganya memanggil korban untuk turun lantaran sudah waktunya makan.

“Tetangganya memanggil korban agar turun karena waktunya makan. Karena tidak segera turun, Ibu Sampinah tadi ke atas (lantai dua, red) dan melihat korban sudah dalam keadaan tergantung dengan seutas tali tambang warna hijau yang dikaitkan di kayu balok kuda-kuda atap,” jelas Wilono.

Saat ini, jenazah korban dievakuasi oleh tim medis guna dilakukan pemeriksaan untuk mengetahui apakah korban murni bunuh diri atau ada hal lainnya. Polisi juga mengamankan barang bukti tali tambang dan sewek (kain, red) yang digunakan untuk gantung diri.

“Pihak keluarga menerima dengan ikhlas dan meminta untuk tidak dilakukan otopsi jenazah dan akan segera membawa pulang untuk dimakamkan keluarga ke Kediri. Tepatnya di Desa Kempleng, Kecamatan Purwoasri, untuk dimakamkan keluarga,” pungkasnya. (aan/ian)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Sabtu, 06 Maret 2021 07:30 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Publik heboh. Itu loh, soal dana asing Rp 100 triliun yang bakal masuk Indonesia. Lewat sovereign wealth fund (SWF). Atau Lembaga Pengelola Investasi (LPI).SWF memang sedang jadi sorotan publik. Maklum, sudah banyak ...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 06 Maret 2021 14:06 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...