Sabtu, 06 Maret 2021 15:18

Kasus ​BKSM Terus Berlanjut, Kejaksaan Negeri Ponorogo Periksa Sejumlah Kepala SMP

Selasa, 26 Januari 2021 15:37 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Novian Catur
Kasus ​BKSM Terus Berlanjut, Kejaksaan Negeri Ponorogo Periksa Sejumlah Kepala SMP
Sejumlah kepala SMP/SMPN saat memenuhi panggilan Kejaksaan Negeri Ponorogo terkait BKSM. (foto: ist)

PONOROGO, BANGSAONLINE.com - Kejaksaan Negeri Ponorogo terus menyelidiki kasus dugaan penyalahgunaan wewenang dan penyimpangan Bantuan Keluarga Siswa Miskin (BKSM). Usai memintai keterangan sejumlah kepala sekolah tingkat SD negeri se-Ponorogo, kini Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo secara maraton memanggil sejumlah kepala sekolah tingkat SMP/SMPN, Selasa (26/1/2021).

Kepala SMPN 1 Babadan Imam Saifudin saat dikonfirmasi usai memenuhi panggilan Kejaksaan Negeri Ponorogo membenarkan bahwa kedatangannya ke kantor lembaga adhyaksa guna memenuhi panggilan terkait BKSM.

"Dan terkait BKSM, bantuan itu sudah diterima sekolahan dalam bentuk barang dari koperasi yang ditunjuk oleh dinas pendidikan," ujarnya.

Sementara itu, Kasi Intel Kejari Ponorogo Ahmad Affandi mengatakan bahwa Kejaksaan Negeri Ponorogo saat ini masih melakukan penyelidikan terkait BKSM dengan memanggil kepala SMP/SMPN, dan ini akan terus dilakukan secara maraton.

"Tentunya pemanggilan sejumlah kepala sekolah ini untuk mengusut bantuan BKSM, baik secara mekanisme penyaluran dan penerimaannya," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, BKSM yang dianggarkan melalui APBD tahun 2019-2020 senilai miliaran rupiah itu seharusnya diwujudkan uang senilai Rp 175 ribu ke rekening virtual masing-masing siswa. Tetapi pada kenyataannya justru berbeda.

BKSM itu dari rekening daerah Ponorogo ditransfer ke rekening sekolah, kemudian oleh pihak sekolah diwujudkan berupa barang seperti sepatu, kaos kaki, tas, serta alat tulis melalui koperasi. Bahkan lebih mirisnya lagi, koperasi yang telah ditunjuk oleh dinas pendidikan tersebut rata-rata menjual sembako, bukan menjual kebutuhan peralatan sekolah. (nov/zar)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Sabtu, 06 Maret 2021 07:30 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Publik heboh. Itu loh, soal dana asing Rp 100 triliun yang bakal masuk Indonesia. Lewat sovereign wealth fund (SWF). Atau Lembaga Pengelola Investasi (LPI).SWF memang sedang jadi sorotan publik. Maklum, sudah banyak ...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 06 Maret 2021 14:06 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...