Sabtu, 06 Maret 2021 16:07

Hajar Tunangan hingga Babak Belur, Pemuda Gambiran Banyuwangi Ditangkap Polisi

Minggu, 24 Januari 2021 15:57 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Teguh Prayitno
Hajar Tunangan hingga Babak Belur, Pemuda Gambiran Banyuwangi Ditangkap Polisi
Dicky Aditya Pratama (21). (foto: ist)

BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Dicky Aditya Pratama (21), pemuda asal Kecamatan Gambiran, Kabupaten Banyuwangi ditangkap polisi lantaran menghajar tunangannya sendiri berinisial IM (20) hingga babak belur.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Arman Asmara Syarifuddin, S.I.K., melalui Kabag Humas Iptu Lita Kurniawan mengatakan bahwa diduga peristiwa penganiayaan tersebut dipicu permasalahan antara keduanya. Diketahui mereka adalah sepasang kekasih yang sudah bertunangan.

Peristiwa penganiayaan tersebut berawal ketika Dicky mendatangi tunangannya yang sedang bekerja jualan pakaian di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Maron, Desa Gentengkulon, Kecamatan Genteng pada Minggu, 17 Januari 2021 lalu sekitar pukul 19.00 WIB.

"Pelaku tiba-tiba datang sambil meminta handphone, ATM, dan cincin tunangan kepada korban. Karena sebelumnya ada permasalahan antara keduanya, sehingga pelaku ingin memutuskan pertunangannya," kata Iptu Lita kepada BANGSAONLINE.com, Minggu (24/1/2021).

Kendati demikian, saat itu IM meminta waktu untuk menyerahkan barang tersebut sampai ibunya datang dari bekerja. IM juga mengajak Dicky untuk berpindah ke pintu depan mobil, agar pertengkaran itu tidak ingin diketahui banyak orang. Namun, Dicky tetap saja bersikukuh untuk meminta semua barang pemberiannya itu.

"Hingga selanjutnya korban memberikan cincin dan ATM kepada pelaku," jelasnya.

Anehnya, saat itu Dicky justru emosi. Dia kemudian memukul pipi kanan dan kiri IM. Tidak hanya itu, Dicky juga mendorong kening IM dan selanjutnya memukulnya dengan keras di bagian wajah dengan kepalan tangannya.

"Pukulan itu mengenai bibir bagian bawah korban hingga mengeluarkan darah dan menetes di baju korban, selanjutnya pelaku pergi meninggalkan korban," terangnya.

Tak terima dengan perlakuan tunangannya itu, IM kemudian melaporkan peristiwa itu ke Polsek Genteng. Setelah dilakukan pemeriksaan, akhirnya Dicky ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan penganiayaan. "Tersangka kita jerat dengan Pasal 351 Ayat (1) KUHP tentang penganiayaan," pungkasnya. (guh/zar)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Sabtu, 06 Maret 2021 07:30 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Publik heboh. Itu loh, soal dana asing Rp 100 triliun yang bakal masuk Indonesia. Lewat sovereign wealth fund (SWF). Atau Lembaga Pengelola Investasi (LPI).SWF memang sedang jadi sorotan publik. Maklum, sudah banyak ...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 06 Maret 2021 14:06 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...