Para relawan dan masyarakat bahu membahu membantu korban banjir di beberapa wilayah Pamekasan Madura, Sabtu (19/12/2020). foto: yeyen/ bangsaonline.com
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Seharian hujan mengguyur Pulau Madura, terutama Pamekasan, Jumat (18/12/2020). Kota Pamekasan Madura pun dikepung banjir. Ada beberapa titik yang ketinggian airnya lebih 1 meter akibat meluapnya air sungai, Sabtu (19/12/20)
Daerah Kelurahan Juncangcang, Patemon, Laden, juga Jalan Amin Jakfar yang merupakan kawasan Kota Pamekaan adalah titik paling parah.
BACA JUGA:
- Kunker ke Pamekasan, Mensos Gus Ipul Bakal Evaluasi Usai Dugaan 40 Persen Bansos Tak Tepat Sasaran
- Pelantikan Dekopinda Pamekasan, Bupati Sebut Gelontorkan Hampir Rp2 M untuk UMKM dan Koperasi
- Bea Cukai Madura Didesak Usut Dugaan Pabrik Rokok Bermasalah
- Kasus Kekerasan Seksual Anak Perempuan di Pamekasan Naik, Faktor Keluarga Tak Harmonis Jadi Pemicu
Air mulai masuk kepemukiman sekitar pukul 10.00 WIB Jumat (18/12/20) dan sampai Sabtu pagi hari ini air belum surut.

Korban banjir yang berada di titik terparah sudah dievakuasi dengan perahu karet. Tampak seluruh relawan, baik dari BPBD, Tagana, TNI-Polri, FRPB, serta masyarakat saling membantu mengevakusai korban banjir, tetutama orang yang sakit, hamil, serta lansia diutamakan.
Pagi tadi, Sabtu (19/12/2020) Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa turun langsung membagikan nasi bungkus. Gubernur prempuan pertama di Jawa Timur ini didampingi Bupati Pamekasan Baddrut Tamam.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




