Puluhan warga ketika mendatangi kantor KPU Gresik di Jalan Dr. Wahidin S.H.. foto: ist.
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Puluhan warga dari sejumlah kecamatan di Kabupaten Gresik mendatangi kantor KPU Kabupaten Gresik, di Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, S.H., Jumat (11/12/2020), malam.
Kedatangan mereka untuk mempertanyakan terkait error-nya server aplikasi Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) di tingkat panitia pemungutan kecamatan (PPK) atau tingkat kecamatan. Hal itu menyebabkan proses rekapitulasi hasil pemungutan suara Pilkada Gresik 2020 sementara ini tersendat.
BACA JUGA:
- Audiensi Dugaan Korupsi KPU Gresik dengan Kejaksaan, Genpatra Siap Beri Data Tambahan
- Pindah ke Kejati Kalsel, Nana Riana Wariskan Perkara Korupsi Pilkada Gresik
- DPC Alumni GMNI Gresik Dukung Langkah Kejari Usut Dugaan Penyimpangan Anggaran Pilkada 2024
- Kejari Gresik Usut Dugaan Penyimpangan Dana Pilkada 2024
Ali Santoso, salah satu warga yang ikut mendatangi Kantor KPU Gresik mengatakan, tujuan dirinya ke kantor KPU untuk menanyakan mandeknya proses rekapitulasi perolehan suara hasil Pilkada Gresik sejak Jumat (11/12/2020) malam.
Sementara Andik, warga lainnya, mengungkapkan kedatangan puluhan warga juga untuk memberikan support kepada KPU Kabupaten Gresik agar bisa menjalankan tahapan pilkada dengan aman dan kondusif.
"Kami siap pasang badan jika ada pihak-pihak yang mencoba mengintervensi KPU terkait hasil suara Pilkada Gresik 9 Desember. Mari kita jaga kondusivitas Gresik pasca pilkada hingga usai penetapan pemenang dan pelantikan," ajaknya.
"Jadi, Jumat (11/12/2020) malam, KPU bersama Bawaslu dan masing-masing tim langsung menggelar rapat. Rapat itu, KPU bilang server Sirekap error. Jadi, murni error kata KPU. Rapat juga sepakat Sabtu (12/12/2020) rekapitulasi di tingkat PPK dilanjutkan," pungkasnya. (hud/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




