Tangkapan layar video banjir yang ditulis: "Banjir hari ini di Sampang , kawan". Pada awal video juga ada tulisan: “Sampang kota ke arah nyamplong.” Padahal banjir ini terjadi di Jawa Barat tahun 2019.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Para buzzer benar-benar raja tega. Mereka tampak tak rela jika masyarakat Madura, Jawa Timur, damai, tenteram, dan sejahtera. Buktinya, mereka kembali menyerang masyarakat Madura Jatim yang terkenal religius itu dengan hoax. Mereka meviralkan video banjir di Jawa Barat tahun 2019 seolah terjadi Sampang Madura.
Dalam video itu tampak banjir besar. Sedemikian besar sampai beberapa mobil hanyut dan terseret banjir. “Info banjir hari Ini di Sampang, kawan,” demikian salah satu tulisan di video itu.
BACA JUGA:
- Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026, Gubernur Jatim Ajak Ajak Kuatkan Toleransi
- Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 45 Sekolah di Tulungagung, Trenggalek dan Pacitan
- DPRD Jatim Terima LKPJ 2025, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif
- Dominasi Prestasi Nasional Raih 45.839 Medali di SIMT , Gubernur Khofifah Sampaikan Hal ini
Pada awal video juga ada tulisan: “Sampang kota ke arah nyamplong,”

(Banjir ini terjadi di Sampang pada 2017. Tapi kini disebar oleh orang-orang tak bertanggungjawab seolah terjadi sekarang)
Video dan narasinya memang sangat meyakinkan. Banjir itu seolah-olah terjadi di Sampang. Tapi bagi orang yang cermat sejatinya bisa segera mengetahui kalau video itu hoax. Sebab percakapan orang-orang dalam rekaman video itu berbahasa Indonesia dengan dialek Jawa Barat. Misalnya seorang perempuan memanggil bang. Begitu juga pakaian orang-orang yang terekam dalam video tersebut. Bukan orang Madura.
Selain video tersebut, juga beredar video lain yang juga rekaman banjir. Dalam video itu seseorang berkoas kuning berada di tengah banjir. Ternyata video ini rekaman banjir di Sampang tahun 2017.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




