Pembangunan Puskesmas Beji. (foto: ist)
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Sisa waktu dua pekan sebelum habis masa kontrak kerja akan dimanfaatkan betul-betul oleh pihak PT Yesco Utama selaku kontraktor proyek pembangunan Puskesmas Beji Kabupaten Pasuruan.
Hal itu lantaran proyek dengan anggaran Rp 2,8 miliar tersebut masih belum sepenuhnya rampung. Beberapa item pekerjaan masih dalam tahap pengerjaan oleh pihak kontraktor.
BACA JUGA:
- Proyek Jalan Kedungringin Tetap Berlanjut, Target Rampung Akhir 2025
- Dianggap Ingkari Janji, Warga Kedungringin Pasuruan Hentikan Sementara Proyek Jalan Rp3,6 Miliar
- Proyek Revitalisasi Alun-Alun Bangil Tinggal Finishing
- PT BKP Dilaporkan Soal Proyek Gedung BPBD Pasuruan, Lujeng: Lelang Sudah Sesuai Prosedur
Robby Firmansyah, pelaksana proyek mengatakan, saat ini realisasi pengerjaan fisik gedung lantai 2 Puskesmas Beji baru mencapai 85 persen. Untuk itu, sisa waktu 2 pekan sebelum habis kontrak kerja akan dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh pihaknya untuk mengejar sisa pekerjaan yang belum ditangani seperti pengecatan, pemasangan keramik, plafon, dan pengerjaan partisi.
"Kami optimis pekerjaan bisa selesai tepat waktu, sisa 2 pekan akan kami manfaatkan untuk menyelesaikan item pekerjaan," jelasnya, Senin (7/12/2020).
Ia menambahkan, upaya percepatan sudah dilakukan untuk mengejar realisasi target, yakni dengan melakukan penambahan pekerja lapangan sebanyak 20 orang, dan penambahan jam kerja hingga malam hari.
"Bahkan pada hari Minggu mereka kami minta untuk tetap masuk kerja," terangnya.
Robby mengakui, selama pengerjaan berlangsung, pihaknya menghadapi beberapa kendala nonteknis, di antaranya kesulitan lokasi bahan material, maupun curah hujan.
"Kendati demikian, langkah antisipasi sudah kami lakukan dengan berkoordinasi dengan pengawasan PPkom Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan," tukasnya. (bib/par/zar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




