Memasuki Wana Wisata Edukasi Manyung, Desa Bagor Kulon, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk. foto: BAMBANG/ BANGSAONLINE
Awal tercetusnya ide karena dampak sampah yang kurang baik bagi kesehatan. Kirno selaku perangkat desa pun mulai mengerjakan lahan tersebut bulan April 2017.
"Saya berharap wisata edukasi ini bisa bermanfaat, khususnya bagi dunia pendidikan baik di SD, SMP, SMA sederajat," terangnya.
Saat ini, Kirno selaku Ketua LMDH sekaligus sebagai investor, masih terus melakukan pengembangan kawasan WIsata Manyung. Ia berencana menyediakan homestay, wisata offroad, trail, dan aula pertemuan. Bahkan saat ini juga akan dipersiapkan kolam renang dewasa yang sedang dalam pengerjaan.
"Saya terus berinovasi agar Wisata Edukasi Manyung bisa lebih banyak pengunjung. Tidak hanya lokalan, tapi bisa dari luar kota Nganjuk," pungkas Kirno.
Selvitita, salah satu pengunjung dari Kota Kediri mengaku mendapat tambahan ilmu saat berkunjung ke Wisata Edukasi Manyung.
"Saya baru mengetahui jenis tanaman kayu putih. Bahkan dijelaskan cara memproses hingga menjadi minyak," kata pelajar MAN I Kelas 12 yang datang bersama keluarga ini.
Dirinya mengaku mengetahui tempat tersebut dari saudara yang kebetulan tinggal di Nganjuk. Menurutnya, Wisata Manyung masih bisa dipoles agar semakin bagus, karena banyak tempat untuk berfoto. (bam/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




