Kamis, 29 Oktober 2020 17:07

Muna Masyari, Novelis Difabel Tak Lulus SD Asal Pamekasan Sabet Anugerah Sutasoma

Jumat, 16 Oktober 2020 19:27 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Yeyen
Muna Masyari, Novelis Difabel Tak Lulus SD Asal Pamekasan Sabet Anugerah Sutasoma
Muna Masyari, Penulis Buku dan Novelis asal Kabupaten Pamekasan, Madura saat menerima piagam penghargaan Anugerah Sutasoma dari dari Balai Bahasa Jawa Timur. foto: ist.

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Muna Masyari (34), Novelis asal Kabupaten Pamekasan yang karya-karyanya banyak dimuat di media nasional, seperti Kompas, Jawa Pos, Republika, juga Tempo ini berhasil menyabet Anugerah Sutasoma dari Balai Bahasa Jatim.

Piagam penghargaan Anugerah Sutasoma merupakan salah satu bentuk apresiasi sastra di Jawa Timur yang diberikan kepada tokoh sastra berpengaruh. Penghargaan tersebut langsung diterima oleh Muna Masyari di Ballroom Favehotel, Sidoarjo, Kamis (15/10/2020) kemarin.

Dalam penobatan Anugerah Sutasoma kali ini, buku karya Muna Musyari yang berjudul Martabat Kematian, dinobatkan sebagai Karya Sastra Indonesia Terbaik 2020. Buku setebal 168 halaman ini berisi tentang kumpulan cerpen yang menceritakan sebuah kisah berlatar belakang Pulau Madura.

Muna, penulis yang tidak lulus sekolah dasar (SD) tersebut, mengaku tak menyangka akan mendapatkan penghargaan Anugerah Sutasoma yang berlabel tokoh sastra berpengaruh di Jawa Timur ini.

Dengan mendapatkan penghargaan ini, ia menyatakan akan terus konsisten menulis karya yang bercerita tentang kebudayaan dan lokalitas Pulau Madura.

"Karena saya selama ini lebih banyak menulis tentang Madura, maka saya persembahkan penghargaan ini untuk masyarakat Madura," kata Novelis Pamekasan yang sering memberikan bimbingan dan motivasi kepada para pelajar untuk menulis dan membaca ini, Jumat (16/10/20).

Muna yang mempunyai keterbatasan fisik namun pantang menyerah tersebut, mengaku tak ingin puas dengan Anugerah Sutasoma yang telah ia dapatkan. Ia masih ingin terus berkarya.

Bahkan, Muna yang sehari-harinya bekerja sebagai menjahit tersebut memberikan bocoran bahwa akan meluncurkan novel karya terbarunya pada tahun 2021.

"Untuk karya novel yang masih bercerita seputar lokalitas Madura, Insyaallah terbit sebentar lagi. Semoga tidak ada kendala, mohon do'a dari temen-temen juga," pintanya, saat dihubungi melalui telepon selulernya. (yen/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 28 Oktober 2020 18:30 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Selama ini, masyarakat jamak mengetahui khasiat minyak kayu putih dipakai sebagai penghilang masuk angin atau perut kembung. Jarang atau belum banyak yang tahu kalau minyak tersebut berasal dari sebuah tanaman kayu putih. ...
Senin, 12 Oktober 2020 19:15 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) minta para kepala daerah meniru Jawa Timur dan Sulawesi Selatan dalam menangani Covid-19. Dua provinsi tersebut – menurut Jokowi - mampu menekan angka kasus Covid-19."Saya mencata...
Kamis, 22 Oktober 2020 10:40 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*34. wakaana lahu tsamarun faqaala lishaahibihi wahuwa yuhaawiruhu anaa aktsaru minka maalan wa-a’azzu nafaraandan dia memiliki kekayaan besar, maka dia berkata kepada kawannya (yang beriman) ketika bercakap-ca...
Rabu, 28 Oktober 2020 10:49 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...