Rabu, 04 Agustus 2021 07:58

Pertanyakan Satgas Bentukan Camat, Komisi A DPRD Jember Undang Hearing

Rabu, 14 Oktober 2020 22:01 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yudi Indrawan
Pertanyakan Satgas Bentukan Camat, Komisi A DPRD Jember Undang Hearing
Komisi A saat hearing dengan 31 Camat di Jember.

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Komisi A DPRD Jember memanggil seluruh camat yang ada di Kabupaten Jember. Pemanggilan tersebut untuk mengklarifikasi temuan banyaknya satgas bentukan di tingkat kecamatan.

Ketua Komisi A DPRD Tabroni mengatakan, dalam hearing tersebut diungkap temuan sejumlah satgas, seperti satgas dhuafa, satgas IKM, hingga satgas rumah sehat, khususnya di Kecamatan Sumbersari.

"Satgas Covid-19 ini sudah ada, tetapi juga ada satgas bentukan camat, yakni satgas dhuafa, IKM, dan satgas sehat di Kecamatan Sumbersari," ujarnya saat hearing bersama di DPRD Jember, Rabu (14/10).

Menurutnya, satgas-satgas itu berada di bawah instruksi camat. Tugasnya, yakni membantu memberikan bantuan sosial kepada masharakat. "Kami temukan ada surat tugas di Kecamatan Sumbersari yang diberikan kepada satgas bentukan itu," imbuhnya.

BACA JUGA : 

Bupati Hendy Serahkan Penghargaan Adiwiyata ke 4 SMP di Jember

Kabupaten Jember Turun Jadi PPKM Level 3, Bupati Hendy Akan Pertajam Pencegahan dari Hulu

Gandeng PMI Jember, Bupati Hendy Lakukan Penyemprotan Disinfektan di 31 Kecamatan

Bupati Hendy: Bertugas di Tengah Pandemi Covid-19 adalah Panggilan Kemanusiaan

Terkait keberadaan satgas dengan SK camat, Tabroni meminta Plt Bupati tegas menekankan kepada bawahannya terkait netralitas ASN. Ia mewanti-wanti agar satgas-satgas itu tidak digunakan untuk penggerak pemenangan petahana selama masa kampanye pilkada.

"Kami minta ketegasan dari Plt Bupati Jember, itu diluruskan SK tersebut kepada satgas, karena dikhawatirkan ini menjadi penggerak petahana," tuturnya.

Sementara Camat Sumbersari, Iswandi menjelaskan, pembentukan satgas dilakukan jauh sebelum momentum pilkada. Satgas ini dibentuk dengan tujuan untuk mempermudah penyaluran bantuan kepada masyarakat, bukan untuk mengarahkan pilihan. Sedangkan SK tersebut diberikan hanya sebagai bentuk legalitas. (jbr1/yud/rev)

Respons Keluhan Ojol Karena Terdampak Pandemi, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin
Kamis, 29 Juli 2021 13:40 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Senin, 02 Agustus 2021 11:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...