Kamis, 03 Desember 2020 04:40

Selama Sepekan, ​Kota Blitar Nihil Kasus Corona Baru

Senin, 05 Oktober 2020 15:33 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Akina Nur Alana
Selama Sepekan, ​Kota Blitar Nihil Kasus Corona Baru
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Blitar, M. Muchlis. (foto: ist).

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Dalam sepekan terakhir, Satgas Penanganan Covid-19 Kota Blitar mencatat tidak ada tambahan kasus baru positif Covid-19. Hingga Minggu 4 Oktober 2020, kasus konfirmasi positif berhenti di angka 165 kasus. Tambahan kasus positif Covid-19 baru, terakhir tercatat pada 27 September 2020 lalu.

"Sejak 27 September sampai 4 Oktober kemarin kami mencatat tidak ada tambahan kasus baru. Saat ini jumlah kasus secara kumulatif berjumlah 165 orang," ujar Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Blitar, M. Muchlis, Senin (5/10/2020).

Ia menjelaskan, dari 165 kasus konfirmasi positif tersebut, 157 dinyatakan sembuh, sedangkan 8 lainnya meninggal dunia. "Jadi sudah tidak ada pasien positif, namun masih ada 3 orang yang dinyatakan sebagai suspect," ujar Muchlis.

Meski kasus terus menurun, namun Pemkot Blitar terus menegakkan razia protokol kesehatan. Razia protokol kesehatan ini pun membuahkan hasil di mana dalam tiga minggu pelaksanaan razia jumlah pelanggar terus menurun.

Plt. Kepala Satpol PP Kota Blitar, Hadi Masikun mengatakan, pada awal-awal pelaksanaan razia protokol kesehatan, per jam ada sekitar 30 pelanggar. Jumlah tersebut dalam sepekan turun drastis menjadi 10 pelanggar per jam.

"Itu pun pelanggarannya bukan karena tidak pakai atau tidak bawa masker, namun mereka memakai masker tidak dengan benar. Ini artinya, masyarakat Kota Blitar semakin disiplin menerapkan protokol kesehatan utamanya menggunakan masker. Namun razia protokol kesehatan ini akan terus kami lakukan meski Kota Blitar sekarang sudah masuk ke zona kuning," jelasnya.

Sejak pelaksanaan operasi yustisi, Satpol PP Kota Blitar menindak 1.728 pelanggar. Sebanyak 1.123 menjalani pembinaan di tempat, 83 menjalani sidang di tempat, 266 KTP disita, dan 89 terkena pasal tipiring. Sedangkan untuk pelaku usaha ada 136 yang diberi teguran tertulis dan 31 kena pasal tipiring. (ina/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Selasa, 01 Desember 2020 16:52 WIB
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com – Meletusnya Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, tidak mengakibatkan kenaikan material vulkanik di Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo.Namun demikian, status Gunung Bromo tetap level II atau waspada. Sehingga pengunju...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Rabu, 02 Desember 2020 21:44 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Sabtu, 28 November 2020 12:00 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...