Kamis, 03 Desember 2020 01:34

​Plt. Bupati Diisukan Dapat Ancaman dari Pejabat Pemkab, Begini Jawaban KH. Muqit Arief

Rabu, 30 September 2020 19:13 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Yudi Indrawan
​Plt. Bupati Diisukan Dapat Ancaman dari Pejabat Pemkab, Begini Jawaban KH. Muqit Arief
Puluhan masyarakat yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pekerja AntarKebun (FKPAK) bersama Paguyuban Insan Tansportasi (Pintar) mendatangi Kantor Pemkab Jember, Rabu (30/9/2020). (foto: ist).

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Puluhan masyarakat yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pekerja AntarKebun (FKPAK) bersama Paguyuban Insan Tansportasi (Pintar) mendatangi Kantor Pemkab Jember, Rabu (30/9/2020).

Kedatangan mereka dimaksudkan untuk mengklarifikasi isu yang beredar terkait adanya kabar intimidasi dari oknum pejabat Pemkab Jember kepada Plt. Bupati Jember K.H. Muqit Arief.

"Kami itu datang untuk mengklarifikasi isu yang beredar, kalau ada ancaman atau intimidasi oleh oknum pejabat di bawahnya," ujar Dwi Agus Budianto, Ketua FKPAK saat ditemui di Pemkab Jember, Rabu (30/9/2020).

Kondisi ini jika dibiarkan, lanjutnya, akan membuat birokrasi menjadi tidak stabil. Sebab, Plt. Bupati Jember berusaha memperbaiki birokrasi yang saat ini carut-marut.

"Saat ini kan Pemkab Jember sudah carut-marut, makanya Plt. Bupati Jember sudah siap memperbaiki hal tersebut dan jangan sampai ada intimidasi ataupun ancaman," katanya.

Agus menjelaskan, jika hal ini benar adanya, maka pihaknya akan mengonsolidasi dengan seluruh elemen masyarakat untuk turun jalan dan mendatangi oknum tersebut.

"Kalau isu itu benar-benar terjadi, maka semua akan bergerak dan kita akan menentang serta turun untuk mendatangi oknum pejabat yang dicurigai tersebut," jelasnya.

Ia mengungkapkan bahwa intimidasi terhadap Plt. Bupati Jember tersebut diberikan melalui pesan singkat WhatsApp.

Menanggapi hal ini, Plt. Bupati Jember, K.H. Muqit Arief membantah adanya intimidasi. Karena itu, pihaknya meminta masyarakat tidak terpancing provokasi tersebut. "Sebenarnya banyak informasi yang sudah masuk ke saya tentang hal itu, dan kami tegaskan tidak pernah ada," ujarnya.

Plt. Bupati menjelaskan, pihaknya akan fokus memperbaiki Jember dengan tenggang waktu 72 hari ini. "Waktu 72 hari ini akan saya wakafkan dan semua bisa menjadi manfaat untuk masyarakat Jember," pungkasnya.

Dalam pertemuan itu, selain dihadiri oleh anggota FKPAK dan Pintar Jember, juga ada beberapa orang lainnya. Pertemuan tersebut berlangsung singkat dan hangat. (jbr/yud/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Selasa, 01 Desember 2020 16:52 WIB
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com – Meletusnya Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, tidak mengakibatkan kenaikan material vulkanik di Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo.Namun demikian, status Gunung Bromo tetap level II atau waspada. Sehingga pengunju...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Rabu, 02 Desember 2020 21:44 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Sabtu, 28 November 2020 12:00 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...