Sabtu, 31 Oktober 2020 11:49

​Ratusan Pelanggar Protkes Terjaring Tim Covid Hunter di Waru, Disidang di Tempat

Jumat, 18 September 2020 13:13 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Catur Andy Erlambang
​Ratusan Pelanggar Protkes Terjaring Tim Covid Hunter di Waru, Disidang di Tempat

SIDOARJO,BANGSAONLINE.com - Tim Mobile Covid Hunter diberangkatkan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. M. Fadil Imran, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah, serta Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono, Kamis (17/9/2020) malam di Korem 084/BJ. Tim langsung bergerak cepat ke arah Surabaya dan Waru, Sidoarjo guna memburu para pelanggar protokol kesehatan.

Baru bergerak di kawasan Waru, Sidoarjo, razia dalam rangka Operasi Yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan yang juga dihadiri Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji tersebut, berhasil mendapatkan 105 orang pelanggar karena tak pakai masker. Kepada para pelanggar langsung dilakukan sidang di tempat dan dikenai sanksi denda senilai Rp 150 ribu.

“Operasi Yustisi ini akan terus masif kami lakukan, hingga masyarakat jera dan akhirnya sadar bahwa betapa pentingnya mematuhi protokol kesehatan seperti penggunaan masker, adalah sebagai salah satu upaya mencegah penyebaran Covid-19,” ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji.

Mereka sebagian besar terjaring saat berkendara di Jalan Raya Brigjen Katamso dan jalan Pasar Wadungasri. Sebagian lagi terjaring dari sejumlah warung kopi. Warga yang terjaring dinaikkan truk untuk dibawa ke lokasi sidang di tempat, yakni dilakukan di kawasan Perumahan Graha Tirta.

Mengetahui banyaknya warga yang terjaring, Kapolda Jatim Pangdam V Brawijaya dan Sekda Provinsi Jatim kemudian mendatangi lokasi sidang di tempat di Graha Tirta Waru. Sebelum masuk lokasi sidang, para pelanggar dicek satu per satu suhu tubuhnya dan mencuci tangan.

"Saya sempat berinteraksi dengan pelanggar, mereka punya berbagai macam alasan. Mulai tidak mengertinya ada aturan seperti ini atau bawa masker tapi tidak dipakai," kata Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah.

Sementara itu, Kapolda Jatim Irjen Pol. M. Fadil Imran, mengatakan pihaknya bersama TNI dan jajaran Forkopimda bahkan hingga tingkat kecamatan juga desa akan terus dimasifkan operasi yustisi penegakan disiplin pelanggaran protokol kesehatan. Personel gabungan didukung kekuatan Tim Covid Hunter terus bergerak memburu warga yang tidak sadar pentingnya disiplin protokol kesehatan.

“Selain upaya Mobile Covid Hunter, keberadaan Kampung Tangguh Semeru guna menekan penyebaran Covid-19 juga terus dimaksimalkan. Guna mendisiplinkan penerapan aturan protokol kesehatan di desa-desa,” imbuh Kapolda Jatim. (cat/ns)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 28 Oktober 2020 18:30 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Selama ini, masyarakat jamak mengetahui khasiat minyak kayu putih dipakai sebagai penghilang masuk angin atau perut kembung. Jarang atau belum banyak yang tahu kalau minyak tersebut berasal dari sebuah tanaman kayu putih. ...
Senin, 12 Oktober 2020 19:15 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) minta para kepala daerah meniru Jawa Timur dan Sulawesi Selatan dalam menangani Covid-19. Dua provinsi tersebut – menurut Jokowi - mampu menekan angka kasus Covid-19."Saya mencata...
Kamis, 22 Oktober 2020 10:40 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*34. wakaana lahu tsamarun faqaala lishaahibihi wahuwa yuhaawiruhu anaa aktsaru minka maalan wa-a’azzu nafaraandan dia memiliki kekayaan besar, maka dia berkata kepada kawannya (yang beriman) ketika bercakap-ca...
Sabtu, 31 Oktober 2020 10:28 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...