Poli Pemeriksaan Covid-19 di Mikrobiologi Klinik RSUD Dr. Iskak Kabupaten Tulungagung.
PONOROGO, BANGSAONLINE.com - Kabar bahwa 7 Anggota DPRD Ponorogo positif Covid-19 bukan isapan jempol belaka. Kepala Instalasi Mikrobiologi Klinik RSUD Dr. Iskak Tulungagung dr. Rendra Bramanthi, Sp.MK membenarkan hasil swab test yang sebelumnya sudah beredar di medsos.
Hasil swab test itu sudah beredar di masyarakat sejak Jumat (11/9) kemarin. Dalam hasil lab yang beredar itu, terlampir 10 nama yang 9 di antaranya positif Covid-19. Dari 9 nama yang positif itu, 7 di antaranya diduga Anggota DPRD Ponorogo, 1 sopir, dan 1 ajudan.
BACA JUGA:
- Ratusan Pengayuh di Ponorogo Terima Bantuan Becak Listrik, Plt Bupati: Kata Presiden, Jangan Dijual
- Pendapatan Anjlok, Sopir Bus Mini Ponorogo Protes Trayek Surabay-Badegan, Dishub Fasilitasi Hal ini
- Usai OTT Bupati, KPK Geledah Kantor DPUPKP hingga Rumdin Sekda Ponorogo
- Benarkan OTT, Jubir KPK: Bupati Ponorogo Dibawa ke Jakarta
dr. Rendra Bramanthi tak menampik adanya hasil lab PCR yang beredar itu. Ia memastikan sudah melakukan pemeriksaan terhadap file PDF yang beredar di masyarakat, dan benar data itu dari Mirobiologi Klinik RSUD Dr. Iskak Tulungagung.
"Hasil PDF dan Excel yang termasuk kita laporkan ke Dinkes Ponorogo. Memang dari hasil pemeriksaan per Kamis (10/9/2020) malam itu benar apa adanya. Dan itu apa adanya, sesuai kebenaran yang ada. Kalau hasilnya positif, ya kita katakan sebenar-benarnya," katanya.

"Dan bukti sampel pun juga benar, dan masih ada di Mikrobiologi Klinik RSUD Dr. Iskak Tulungagung. Jadi apa yang kita sampaikan apa adanya, dan itu riil bukan hoax," ungkapnya.






