Ketua DPC Gerindra Gresik, Asluchul Alif didampingi Sekretaris Asikin Hariyanto dan Bendahara Nur Saidah saat menyerahkan SK Kepengurusan. (foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE)
Alif meminta para pengurus PAC segera melakukan konsolidasi dan membentuk kepengurusan hingga tingkat ranting (desa). "Langkah ini untuk menguatkan jaringan untuk memenangkan pasangan QA di Pilbup Gresik 2020," jelasnya.
Menurut Alif, solidnya dukungan adalah kunci untuk meraih kemenangan bagi pasangan QA di Pilbup Gresik 2020. Untuk itu, Alif meminta kepada pengurus dan kader Gerindra juga berkomunikasi dan bekerja sama dengan PKB yang telah mengusung QA.
"Saya juga meminta semua bisa bekerja sama dengan PKB, tim, dan relawan yang membantu QA, jangan arogan. Sedikitnya ada 26 relawan pendukung QA yang harus diajak bekerja sama," ungkapnya.
Pada kesempatan ini, Alif lagi-lagi mengingatkan kesuksesan Gerindra Gresik karena kesolidan bersama. Ia menyontohkan pada Pileg 2019 lalu, di mana Gerindra jadi runner up Pemilu di Gresik dengan raihan 8 kursi di DPRD. "Itu tak bisa diraih kalau tak ada kesolidan. Jangan ada yang merasa dibuang," katanya.
"Kemarin struktur Partai Gerindra masih belum utuh, terpecah-pecah. Itu mungkin kesalahan saya. Makanya, saat ini saya perbaiki," terangnya.
Selain tugas memenangkan QA di Pilbup Gresik 2020, Alif mengatakan tugas ke depan adalah menghadapi Pileg 2024. "Survei Gerindra per Februari 2020 menunjukkan bahwa Gerindra adalah parpol urutan kedua yang disukai masyarakat setelah PKB. Mungkin waktu Pileg 2019 saya belum pengalaman. Makanya, diharapkan nanti dengan konsolidasi makin baik, dan Gerindra makin bisa bersatu. Insya Allah, Pileg 2024 Gerindra menjadi pemenang di Kabupaten Gresik," pungkasnya. (hud/zar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




