SURABAYA (Bangsaonline)
Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jember melakukan klarifikasi terhadap berita berjudul "Hendak Perkosa Maba PMII, Oknum Mahasiswa HMI Dipolisikan", yang diupload BangsaOnline.com pada hari Kamis 15 Januari 2015 pukul 21.12 WIB. Pengurus HMI Cabang Jember merasa keberatan atas beberapa konten berita tersebut.
BACA JUGA:
- MD KAHMI Sidoarjo 2025-2030 Resmi Dilantik, Siap Dukung Pembangunan
- Cak Imin Sebut Ketum PBNU Gagal, Jangan Diteruskan, Nusron: Aumni PMII seperti Tamu di PBNU
- PMII Kabupaten Pasuruan Soroti Tragedi Anak Tenggelam di Bekas Tambang
- Tetap Humble di Level Nasional, Senator Ning Lia Buktikan Idealisme PMII Tak Lekang oleh Jabatan
"Inisial SB memang pernah menjadi Anggota HMI Komisariat Bondowoso tetapi pertanggal (07 September 2013) SB sudah tidak lagi aktif sebagai kader HMI," tulis HMI Jember, di surat Permohonan Hak Jawabnya.
HMI Jember berpendapat bahwa pencantuman nama HMI dinilai sangat tidak proporsional, karena tidak ada samasekali motif HMI-nya.
Surat lengkap bisa diklik di:
http://issuu.com/bangsaonline/docs/klarifikasi_hmi/0
Adapun surat lengkap versi teksnya adalah sebagai berikut:
Nomor: 53/B/Sek/03/1436
Lamp: -
Hal: PERMOHONAN HAK JAWAB
Kepada Yang terhormat
PIMRED
Media BangsaOnline.com
Di Bondowoso
Assalamualaikum wr.wb.
Salam dan do'a semoga Allah SWT, melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada Saudara dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Amin.
Tanggapan HMI Cabang Jember tentang berita perkosaan dan penganiayaan yang di muat oleh Bangsaonline.com Kamis 15 Januari 2015 Jam 21.12 WIB.






