Tasyakuran Harlah PKB ke-22 diperingati secara sederhana oleh anggota Fraksi PKB DPRD Jatim di ruang fraksi. foto: DIDI ROSADI/ BANGSAONLINE
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) DPRD Jawa Timur menggelar Tasyakuran Hari Lahir (Harlah) PKB ke-22 dengan tradisi NU. Tasyakuran harlah yang jatuh pada 23 Juli ini dilaksanakan secara sederhana di ruang Fraksi PKB DPRD Jatim.
Acara diisi dengan pembacaan Surat Yasin dan Doa Tahlil untuk para pendiri partai. Kemudian, dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng. Acara ini dihadiri oleh mayoritas Anggota Fraksi partai berlambang sembilan bintang ini.
BACA JUGA:
- Bursa Ketua DPW PKB Jatim, Halim Iskandar Ditempel Sejumlah Kader Senior
- PKB Jatim Gelar Sosialisasi Hasil Muktamar Partai 2024 dan Arah Kebijakan DPP di Bangkalan
- PKB Siapkan Baddrut dan Thoriqul Haq Sebagai Bakal Calon Gubenur Jawa Timur 2024
- Turut Berduka, Muzammil Syafi'i Ceritakan Pengalaman Berjuang Bersama Cak Anam di Ansor
"Yah beginilah, Tasyakuran ala NU, yang penting ada nasi tumpeng dan doa untuk ulama serta pendiri partai. Kita peringati secara sederhana tapi khidmat. Kita berharap barokah dari ulama," ujar Ketua F-PKB DPRD Jatim, Fauzan Fuadi," Kamis (23/7).
Fauzan berharap, sebagai partai yang lahir dari Nahdlatul Ulama, PKB akan semakin eksis di tengah mayoritas pemilih Indonesia. Kerja sama antara PKB-NU yang semakin intens diharapkan akan mempermudah cita-cita bersama di antara keduanya.
"Sebagai partai yang dibidani NU, semoga PKB dan NU semakin solid. Sehingga, bisa menang mudah di setiap hajat politik," kata Fauzan yang juga Ketua Fraksi PKB di DPRD Jatim ini.
Termasuk, untuk pelaksanaan pilkada di 19 daerah se-Jatim. Sebagai wilayah dengan basis Nahdliyin kuat, calon yang diusung PKB selaiknya mendapat dukungan dari ormas agama terbesar di Indonesia ini.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




