Imam Masjid Nasional Al-Akbar KH Abdul Hamid Abdullah menjabat tangan Bryan Febriyanto saat menuntun ikrar baca dua kalimat syahadat di Masjid Nasional Al-Akbar, Surabaya, Jumat (10/7/2020). foto: MMA/ bangsaonline.com
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Para milenial semakin banyak yang tertarik dengan agama Islam. Bahkan para remaja non-muslim pun kini berbondong-bondong mengikrarkan dua kalimat syahadat dan masuk Islam.
Hari ini, Jumat (10/7/2020), dua milenial kembali memutuskan menjadi mualaf di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya. Yaitu Bryan Febriyanto dan Gyllian Pauli Ronaldo PP. Dua pemuda itu mengikrarkan dua kalimat syahadat di depan Imam Masjid Nasional Al-Akbar, KH Abdul Hamid Abdullah.
BACA JUGA:
- Ramadan Momentum Keluarga, Lia Istifhama Ajak Orang Tua Bangun Kedekatan Emosional dengan Anak
- Ketua LAZISNU Bangil Sarankan Santunan Anak Yatim Diantar Langsung ke Rumah
- Gubernur Khofifah Resmikan Mini Soccer Al Akbar Sport Center: Bagian dari Penguatan Fungsi Masjid
- Tafsir Al-Anbiya' 100-103: Al-Faza' Al-Akbar

(Gyllian Pauli Ronaldo PP saat dituntun baca dua kalimat syahadat oleh KH Abdul Hamid Abdullah. foto: MMA/ BANGSAONLINE.COM)
Namun sebelum menuntun dua remaja itu melafalkan kalimat syahadat, Kiai Abdul Hamid bertanya dulu kepada mereka. Semula Bryan Febriyanto yang ditanya.
“Sebelum ini apa agamanya,” tanya kiai bersuara merdu itu.
“Kristen,” jawab milenial berambut gondrong kelahiran 02 Februari 2000 itu.
“Sudah menikah?,” tanya Kiai Abdul Hamid lagi. Ia menjawab belum.
“Apakah karena mau nikah masuk Islam,” tanya Kiai itu lagi. Ia menjawab, tidak.
“Apakah sudah punya calon istri?,” Tanya sang kiai lagi.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




