Minggu, 16 Mei 2021 12:27

Warga Berharap Kasus Pembelian 6.600 Liter BBM Premium Gunakan Rekom Palsu Diusut

Kamis, 02 Juli 2020 11:01 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Alan Sahlan
Warga Berharap Kasus Pembelian 6.600 Liter BBM Premium Gunakan Rekom Palsu Diusut
Gusno, warga Kepulauan Kangean, Kecamatan Arjasa, Sumenep.

SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Dugaan pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium sebanyak 6.600 liter di SPBU Pakandangan, Kecamatan Bluto, mendapat perhatian sejumlah warga.

Salah satunya Gusno, warga Kepulauan Kangean, Kecamatan Arjasa, Sumenep. Pasalnya pembelian BBM bersubsidi itu diduga menggunakan rekom palsu.

Gusno menyayangkan adanya kejadian tersebut. Sebab, di tengah minimnya pasokan BBM ke kepulauan Kangean, justru ada pihak-pihak yang memborong BBM untuk menguntungkan diri sendiri. 

"Saya cukup kaget mendengar berita tersebut. Saat ini masyarakat kepulauan membutuhkan pasokan BBM, bahkan krisis. Sampai berakibat pada padamnya aliran listrik di Kangean. Tapi masih saja ada pengusaha dan penyalur BBM nakal," cetus Gusno, Kamis (02/07/20).

BACA JUGA : 

Pimpin Apel Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2021, Bupati Sumenep: Tingkatkan Kepekaan dan Kewaspadaan

Merasa Dipermainkan, BPD Kalimo'ok Laporkan Pemdes Setempat ke Bupati Sumenep

LTMNU Sumenep Bertekad Jadikan Masjid dan Mushala Sebagai Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Libatkan Aktivis KIM​, Diskominfo Sumenep Gelar Peringatan Malam Nuzulul Quran

Untuk itu, Gusno berharap pihak berwajib bisa menulusuri dan mengungkap kasus tersebut, agar pengusaha BBM tak sembarangan dalam menjalankan usahanya.

"BBM itu adalah salah satu barang atau kebutuhan hajat orang banyak yang harus dipenuhi. BBM itu adalah kebutuhan yang sangat vital, dan untuk itu kami berharap kepada semua pihak, utamanya bagi penegak hukum, untuk memahami hal terebut," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, salah satu pengusaha pertamini yang berada di Desa Talang, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, diduga membeli BBM jenis premium ke SPBU Pakandangan menggunakan rekom palsu. Tak main-main, pembelian BBM bersubsidi itu sebanyak 6.600 liter.

Dugaan rekom palsu itu dipertegas dengan pernyataan Kepala Desa Talang, Kecamatan Seronggi, Hj. Mu'immah. Ia mengaku tak pernah membuat rekom pembelian BBM tersebut. Bahkan ia menyebut rekom tersebut palsu.

"Saya tidak pernah tanda tangan untuk rekom tersebut mas. Dan setelah saya kroscek ke balai desa, bahwa ternyata nomor registrasi 435/127/307.113/2020 yang berada di rekom tersebut tertulis keterangan kematian mas. Sedangkan pelaku yang ditengarai memalsukan rekom tersebut tidak pernah datang ke tempat saya (kantor Balai Desa, red," ujar Mu'immah kepada BANGSAONLINE.com, Selasa (30/6) lalu.

Namun, Rabu (01/07/20) kemarin Hj. Mu'immah menghubungi BANGSAONLINE.com, menjelaskan bahwa ternyata yang membuat rekom tersebut adalah salah satu stafnya. Ia juga mengungkapkan jika Fathor Rasyid, si pembeli BBM, telah mendatangi kantornya.

“Ya, betul mereka berdua datang ke balai (desa, red), kaur staf saya dan Fathor Rasyid mengaku memububuhkan tandatangan yang dipalsukan dan mereka meminta maaf,” terangnya.

Terpisah, Andi, pengawas SPBU Pakandangan justru mengaku tak yakin jika rekom tersebut palsu. "Menurut saya, saya yakin mas mereka rakyat kecil, jadi tidak mungkin memalsukan rekomendasi tersebut," ungkapnya. (aln/rev)

Artis Greta Garbo Ajak Nikah ​Albert Einstein
Rabu, 12 Mei 2021 04:07 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episode 30 mereview cerita Gus Dur tentang fisikawan Albert Eintein dan model cantik Greta Garbo. “Anekdot ini saya ambil dari buku berjudul Gus Dur hanya Kalah dengan Orang Madura,...
Sabtu, 15 Mei 2021 22:16 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Bunga tabebuya, khususnya yang berwarna kuning, bermekaran lagi di jalanan Kota Surabaya. Bunga berwarna kuning indah itu semakin mempercantik jalanan, terutama jalan protokol pada saat Idul Fitri atau lebaran kali i...
Minggu, 16 Mei 2021 05:46 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Pembela utama korban kerusuhan 13 Mei 1998 adalah Ita Fatia Nadia. Aktivis perempuan ini kenyang teror. Bahkan ia pernah diancam oleh Jenderal Sintong Panjaitan.Ancaman itu dilakukan sang jenderal di Istana. Saat Fatia ...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Jumat, 14 Mei 2021 10:11 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Won...