Sabtu, 15 Agustus 2020 14:34

​BLT DD Desa Lembengan Diduga Dipungli Oknum Petugas, Warga Penerima Hearing dengan DPRD Jember

Senin, 29 Juni 2020 16:21 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Yudi Indrawan
​BLT DD Desa Lembengan Diduga Dipungli Oknum Petugas, Warga Penerima Hearing dengan DPRD Jember
Warga Desa Lembengan saat hearing dengan Komisi A DPRD Jember.

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Tiga dusun di Desa Lembengan, Kecamatan Ledokombo meminta bantuan DPRD Jember untuk mendorong APH (Aparat Penegak Hukum) agar segera menindaklanjuti oknum yang melakukan penyelewengan dan pungutan liar (pungli) terhadap BLT DD yang diberikan.

Perwakilan Masyarakat Lembengan, Muhammad Zamroni menyampaikan bahwa pihaknya sengaja minta hearing dengan Komisi A DPRD Jember untuk mengadukan persoalan terkait dugaan penyelewengan dan pungli saat pembagian BLT DD.

"Kita ke sini mengadu tentang persoalan yang terjadi saat pembagian BLT DD ini, banyak terjadi pungli dan penggelapan yang dilakukan oleh oknum yang membagi," kata Zamroni di hadapan Anggota Komisi A DPRD Jember, Senin (29/6/2020).

Bantuan yang ditujukan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 ini, lanjut Zamroni, seharusnya dapat Rp 600 ribu per Kepala Keluarga. Tetapi faktanya bantuan yang diterima tak utuh.

"Ya kan seharusnya dapat Rp 600 ribu per bulan selama 3 bulan, lah ini oleh oknum petugas ada yang dipotong Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu. Nominal pemotongannya beda-beda," jelasnya.

Lebih lanjut, Zamroni menerangkan bahwa di Dusun Olo ada 1 orang yang dipungli, kemudian 3 orang di Dusun Darungan, dan di Dusun Krajan II hampir seluruh penerima bantuan dipotong.

"Ya ada beberapa orang yang kami ketahui dari 3 dusun itu, dan yang paling parah ada di Dusun Krajan II, hampir semua penerima bantuan dipotong oleh oknum petugas," tuturnya.

Berdasarkan laporan tersebut, Ketua Komisi A DPRD Jember, Tabroni menegaskan, aduan dari masyarakat ini termasuk persoalan yang serius, sehingga perlu dilakukan tindakan segera kepada oknum yang melakukan penyimpangan.

"Ini persoalan yang serius, karena banyak penyelewengan yang terjadi di masyarakat. Salah satunya yang dilaporkan itu dari perangkat desa," tegasnya.

Dia menduga bahwa praktik ini bisa terjadi di seluruh desa di Jember. Karena itu, ia berharap hal ada efek jera kepada para pelaku, salah satunya dilaporkan ke aparat penegak hukum (APH).

"Semua ini saya kira mungkin terjadi diseluruh desa di Jember. Maka harus ditindaklanjuti kepada APH," kata Tabroni.

Pihaknya mendorong kepada masyarakat yang mengalami hal serupa agar segera untuk melaporkan hal itu ke APH dan DPRD. "Kami akan meminta APH untuk segera menindaklanjuti, dan ke depannya Komisi A akan melakukan koordinasi internal dan menindaklanjuti hal tersebut," tukasnya. (jbr1/yud/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 12 Agustus 2020 20:53 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Mengantisipasi lonjakan penumpang saat libur panjang sekaligus meningkatkan bentuk pelayanan, KAI Daop 7 Madiun akan mengoperasikan dua KA Brantas, yakni KA 117 dan KA 118 relasi Blitar-Pasar Senen.Manajer Humas PT KAI Dao...
Kamis, 13 Agustus 2020 16:50 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo---Ketika HARIAN BANGSA mengontak untuk membahas pilkada 9 Desember 2020, saya sedang bersungguh-sungguh untuk menyuguhkan argumentasi mengenai krisis pangan yang akan mengancam, apabila negeri ini tidak mampu membang...
Kamis, 13 Agustus 2020 09:55 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Sabtu, 15 Agustus 2020 10:03 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...