Minggu, 09 Agustus 2020 06:52

Untuk Kemajuan Madura, Rektor UTM Minta Pembangunan Madura Jadi Satu Klaster

Minggu, 14 Juni 2020 02:06 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Subaidah
Untuk Kemajuan Madura, Rektor UTM Minta Pembangunan Madura Jadi Satu Klaster
Masyarakat Madura saat mengikuti Halal Bihalal Keluarga Madura Lintas Provinsi dan Lintas Negara yang dikemas dalam bentuk diskusi online melalui aplikasi Zoom, Sabtu (13/6).

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Rektor Universitas Trunojoyo Madura Dr. Drs. Ec. Moh. Syarif menyatakan bahwa Pulau Madura akan lebih cepat maju dan berkembang jika menjadi satu kawasan. Selain itu, pembangunan Madura harus menjadi satu klaster.

"Dibutuhkan sinergitas keempat Bupati Madura, serta bergandengan tangan bersama-sama membangun Madura. Karena tanpa sinergi, sulit Madura akan berkembang," ujarnya dalam Halal Bihalal Keluarga Madura Lintas Provinsi dan Lintas Negara yang dikemas dalam bentuk diskusi online dengan tema "Membangun Madura Pasca Pandemi: Perspektif Sosial Budaya & Ekonomi" yang diselenggarakan Keluarga Mahasiswa Madura Institut Pertanian Bogor (IPB), Sabtu (13/1)

Menurutnya, ada tiga langkah agar pembangunan di Madura berkembang. Pertama, pembangunan di empat kabupaten dilakukan menjadi satu klaster pengembangan kawasan.

"Mengingat APBD empat kabupaten rendah. APBD di empat kabupaten di Madura itu kurang lebih sebesar 10 triliun. Dan ditambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekitar 900 miliar, sehingga total keseluruhan kurang lebih 11 triliun. Belum dikurangi belanja pegawai sekitar 55 persen," paparnya.

Kemudian yang kedua, dalam pengembangan industri, hulu-hilirnya harus berada di wilayah Madura. "Sejak adanya jembatan Suramadu, hingga saat ini belum berfungsi sebagai jembatan kesejahteraan. Karena hingga saat ini masih menjadi jembatan penyeberangan saja. Sehingga ini perlu menjadi evaluasi kita bersama," paparnya

"Madura memiliki potensi alam yang besar, seperti halnya jagung, garam, dan migas. Saat ini perlu adanya atensi pemerintah, agar kegiatannya, baik hulu maupun hilirnya dilakukan di pulau Madura," ujarnya.

Ketiga, ia berharap pimpinan daerah bisa memperbaiki regulasi investasi, sehingga investor lebih leluasa menanamkan modalnya di Pulau Madura. "Saya berharap kepada keempat bupati kita untuk bergandengan tangan bersama, agar pengembangan di Madura bisa lebih fokus dan efektif," terangnya.

Syarif berharap 4 bupati di Madura bisa memperbaiki regulasi, agar pembangunan klaster kawasan Madura dapat terealisasi. "Apalagi, menyambut Perpres nomor 80 tahun 2019, nilai proyeknya cukup besar, empat kali APBD Pulau Madura. Angkanya mencapai Rp 42 triliun dengan 38 proyek. Kalau hanya mengandalkan APBD-nya, pembangunan Madura tidak akan berjalan dengan lancar," pungkasnya. (ida/uzi/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Kamis, 06 Agustus 2020 20:34 WIB
Oleh: Prof Dr Rochmat WahabPada hakekatnya manusia bermula dari lahir, tumbuh dan berkembang mencapai puncak, menurun dan berakhir dengan wafat. Inilah sunnatullah, normalnya manusia, walau pada prakteknya ada juga yang dipanggil Allah SWT, s...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...