Minggu, 07 Maret 2021 13:17

Insentif Rp 27,165 M Belum Cair, Dewan: Tenaga Kesehatan Penanganan Covid-19 Sambat

Rabu, 10 Juni 2020 11:44 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: M Syuhud Almanfaluty
Insentif Rp 27,165 M Belum Cair, Dewan: Tenaga Kesehatan Penanganan Covid-19 Sambat
Komisi IV DPRD Gresik saat sidak di Puskesmas untuk pertanyakan insentif Nakes penanganan Covid-19. foto: ist.

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Tenaga Kesehatan (Nakes) yang menangani virus Corona (Covid-19), di Kabupaten Gresik sambat karena insentif mereka selama penanganan Covid-19 di Puskesmas dan sarana kesehatan lain di bawah naungan Pemkab Gresik, hingga saat ini belum cair.

Fakta ini diungkapkan Anggota Komisi IV DPRD Gresik Noto Utomo. "Jadi, saat ini para tenaga kesehatan (Nakes) yang menagani Covid-19 kelimpungan. Sebab, insentif mereka tak kunjung cair," ujar Noto Utomo kepada BANGSAONLINE.com, Rabu (10/6).

Noto mengaku miris melihat fakta ini. Sebab, para nakes selaku garda terdepan 24 jam setiap hari bertugas dalam penanganan Covid-19, namun hak-haknya belum diberikan.

Noto mempertanyakan belum cairnya insentif para Nakes. Padahal, DPRD sudah mengalokasikan anggaran cukup besar, khusunya untuk Dinas Kesehatan (Dinkes).

"Ada apa ini, insentif Nakes belum diberikan?," cetus Ketua Fraksi PDIP DPRD Gresik ini.

Noto mengungkapkan, anggaran untuk penanganan Covid-19 di Gresik dari realokasi APBD 2020 sebesar Rp 298 miliar. Dari total anggaran tersebut, Rp 27,165 miliar di antarnya dialokasikan untuk insentif nakes yang pos di Dinkes.

"Seharusnya kan sudah dicairkan, wong Bantuan Langsung Tunai (BLT) Jaring Pengaman Sosial (JPS) dampak Covid-19 melalui anggaran yang sama sudah cair," ungkap Sekretaris DPC PDIP Gresik ini.

Noto menambahkan, dari sekian Puskesmas yang telah disidak Komisi IV, semua nakes sambat dan wadul terkait belum cairnya insentif untuk penanganan Covid-19.

Untuk itu, kata Noto, Komisi IV segera mengagendakan pemanggilan Kepala Dinas Kesehatan Gresik, drg. Saifudin Ghozali untuk mempertanyakan persoalan ini. "Secepatnya. Kasihan mereka para nakes," pungkasnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik, drg. Saifudin Ghozali belum memberikan klarifikasi soal persoalan tersebut. (hud/dur)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Minggu, 07 Maret 2021 10:03 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kali ini Dahlan Iskan, wartawan kondang itu, menulis tentang ambisi Tiongkok menjadi negara nomor 1 di dunia. Mengalahkan Amerika Serikat. Pada tahun 2035. Termasuk mencaplok Taiwan. Dengan cara kekerasan sekalipun.Un...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 06 Maret 2021 14:06 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...