Rabu, 15 Juli 2020 04:27

Gubernur Jatim Pantau Persiapan New Normal di Gresik

Kamis, 04 Juni 2020 19:54 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: M Syuhud Almanfaluty
Gubernur Jatim Pantau Persiapan New Normal di Gresik
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa didampingi Bupati Sambari bersama Forkopimda saat memantau pasar di PPS, Manyar. (foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE)

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengunjungi beberapa tempat di Kabupaten Gresik untuk memantau persiapan pemberlakuan New Normal, Kamis (4/6/2020).

Di antaranya, menyambangi Kampung Tangguh Covid-19 di RW 8 Desa Petiken, Kecamatan Driyorejo. "Kami berharap seluruh RW sekitarnya mengikuti aksi seperti yang ada di tempat ini. Insya Allah Gresik semakin sehat," kata Gubernur Khofifah.

Melihat kenyataan yang ada di beberapa wilayah Kabupaten Gresik, Gubernur Khofifah yakin New Normal di Jawa Timur ini bisa dilaksanakan dengan baik. "Keadaan yang ada di sini serta beberapa tempat di Jawa Timur ini bisa dijadikan role model (panutan) bagi provinsi lain yang ada di Indonesia. Memang dibutuhkan ketangguhan baru di tingkat RT dan RW seperti yang ada di Gresik ini," papar Gubernur Jatim.

Sebelumnya, Gubernur Khofifah mengunjungi beberapa tempat lain di Gresik. Gubernur didampingi Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol. Mohammad Fadil Imran, dan Pangdam V Brawijaya, Mayor Jenderal TNI Widodo Iryansyah, S.Sos.

Rombongan Gubernur Jatim di antaranya mengunjungi Pasar Rakyat di Pondok Permata Suci (PPS) Manyar, Gresik. Saat itu, Gubernur Khofifah melihat langsung proses jual beli di Pasar Rakyat PPS yang sudah sesuai protokol Kesehatan WHO.

Dari pantauan di lapangan, semua pedagang tampak sudah memakai masker dan melaksanakan physical distancing. Bahkan, beberapa pedagang sudah bersedia menggunakan face shield pemberian BPBD Provinsi Jawa Timur dan BPBD Kabupaten Gresik.

Selepas dari Pasar Rakyat PPS, Gubernur Khofifah mengunjungi area industri di PT Karunia Alam Segar (KAS).

Di perusahaan yang mempekerjakan puluhan ribu karyawan tersebut, Gubernur dan Forkopimda Jawa Timur, serta Forkopimda Kabupaten Gresik beraudiensi dengan segenap manajemen PT KAS sebagai persiapan dalam menghadapi New Normal.

Sementara itu, Bupati Gresik Sambari Halim Radianto mengatakan, sampai saat ini pihaknya sudah membuat 56 Desa Tangguh dan 54 Pasar Tangguh Covid-19.

"Insya Allah dalam waktu sebulan mendatang semua desa di Gresik, yakni sebanyak 330 desa dan 26 kelurahan akan bisa dijadikan Desa Tanggung Covid- 19. Bagi kami, protokol kesehatan adalah harga mati untuk perubahan perilaku kehidupan yang merupakan modal utama New Normal," ujarnya. (hud/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Jumat, 10 Juli 2020 21:04 WIB
Oleh: Ibnu Rusydi Sahara*“Sampean dari Surabaya?” Teman saya kerap menerima pertanyaan itu, manakala turun dari bus antarkota yang membawanya dari Surabaya di beberapa kota di Jawa Timur. Yang bertanya tukang ojek. Yang biasa mangkal di sep...
Senin, 13 Juli 2020 23:23 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 13 Juli 2020 22:40 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...