Kondisi ban dan truk nahas yang menewaskan satu orang pejalan kaki.
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Karmono lalai. Sebelum berangkat, dia tidak mengecek kondisi truk yang dikendarai. Akibatnya, di tengah perjalanan, musibah datang. Ban belakang kendaraan berat bernopol B 9201 EB itu tiba-tiba copot menimpa pejalan kaki hingga tewas.
Pukul 13.00, Karmono melintas di jalan raya Taman. Awalnya, tidak ada kendala. Perjalanan berjalan lancar.
BACA JUGA:
- Bus TransJatim Tabrak Truk yang Terguling Akibat Pecah Ban di Tol Waru-Sidoarjo
- Laka di Raya Kletek Sidoarjo, Pemuda Naik RX King Tewas Usai Tabrak Pohon
- Tabrakan Motor di Putar Balik GOR Sidoarjo Dini Hari, Remaja 19 Tahun Tewas
- Pemotor asal Trenggalek Tewas Diduga Jadi Korban Tabrak Lari di Kletek Sidoarjo
Selang 30 menit, pria 38 tahun itu mulai merasa ada yang tidak beres dengan kendaraannya. Laju truk tak stabil. Terkadang berbelok ke arah kiri. Namun, Karmono tak mau ambil pusing. Dia mengira gangguan itu disebabkan jalan yang bergelombang.
Namun, tebakan Karmono salah. Salah satu saksi, Zainul Udin melihat ban belakang sebelah kiri truk oleng. Hampir lepas. "Namun supir tetap melaju kencang," paparnya.
Sampai di depan bengkel Asri Motor, Taman, ban itu tiba-tiba copot. Karena laju truk yang cepat, ban yang lepas ikut menggelinding dengan kencang. Lepas ke arah pedestrian. "Seketika langsung menimpa pejalan kaki," jelas pria 42 tahun itu.
Korban ban copot tersebut yaitu Slamet Julianto. Kala itu dia tengah berjalan di trotoar. Pria 33 tahun itu tidak mengetahui ban truk seketika menabrak. Warga Taman itu langsung ambruk.






