Sabtu, 11 Juli 2020 05:18

Polda Jawa Timur Tinjau Kampung Tangguh Semeru di Desa Bagoarum, Plaosan Magetan

Senin, 01 Juni 2020 13:15 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Anton
Polda Jawa Timur Tinjau Kampung Tangguh Semeru di Desa Bagoarum, Plaosan Magetan
AKBP Pranatal Hutajulu Wadirlantas Polda Jawa Timur saat tinjau Kampung tangguh Desa Bogoarum. (foto: ANTON/ BANGSAONLINE)

MAGETAN, BANGSAONLINE.com - Polda Jawa Timur, melalui Pamatwil Wadirlantas Polda Jawa Timur, AKBP Pranatal Hutajulu meninjau Kampung Tangguh Semeru di Desa Bogoarum, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Minggu (31/05/2020).

Didampingi Kapolres Magetan AKBP Festo Ari Permana, Bupati Magetan Suprawoto, Komandan Kodim 0804 Letkol Czi Chotman Jumei Arisandy, serta jajaran Kepala OPD terkait, mantan Kapolres Ngawi itu secara langsung mendatangi desa yang berlokasi di lereng gunung Lawu tersebut.

Wadirlantas Polda Jatim, AKBP Pranatal Hutajulu mengatakan, kedatangannya ke Magetan kali ini adalah dalam rangka asistensi terhadap program Kampung Tangguh Semeru yang digagas oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Mohammad Fadil Imran di wilayah hukum Polda Jatim.

"Setiap kabupaten diharapkan harus ada pilot project kampung tangguh, kemudian yang dalam pengembanganya diharapkan di setiap kecamatan ada," ujarnya.

Di tempat yang sama, Bupati Magetan Suprawoto menjelaskan terakit adanya kampung tangguh mandiri tersebut. Menurut orang nomor satu di Kabupaten Magetan itu, kampung tangguh adalah program kemandirian masyarakat yang sangat bagus untuk bersama-sama menangani Covid-19 di Kabupaten Magetan.

"Kampung tangguh ini program yang sangat bagus dalam penanganan Covid-19, karena masyarakat akan bisa mandiri dalam menanganinya. Saya yakin semua masyarakat bisa, karena merekalah yang paling tahu wilayahnya masing-masing," tambahnya.

Sementara itu, di sela-sela acara, Kepala Desa (Kades) Bogoarum Suyanto mengatakan, dibentuknya kampung tangguh tersebut berawal dari inisiatif warga yang bergotong royong untuk memutus penyebaran Covid-19 di wilayahnya.

Lalu, dari ide-ide warga muncul berbagai inovasi, seperti kemandirian pangan dengan menanam sayuran dipekarangan rumah, budidaya ikan lele dalam tong, serta mendirikan warung mandiri gotong royong, di mana untuk yang kaya bisa membantu logistik, kemudian yang kurang mampu bisa sodaqoh sampah untuk mendapatkan logistik atau bahan makanan.

"Kita sudah mempersiapkan langkah-langkah dalam penanganan secara cepat bagi warga yang terdampak Covid-19, kami berharap Kampung Tangguh di Desa Bogoarum ini bisa menjadi pilot project dan percontohan untuk desa lain di Magetan," pungkasnya. (ton/dur)

Sumber: polda jatim
Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Jumat, 10 Juli 2020 21:04 WIB
Oleh: Ibnu Rusydi Sahara*“Sampean dari Surabaya?” Teman saya kerap menerima pertanyaan itu, manakala turun dari bus antarkota yang membawanya dari Surabaya di beberapa kota di Jawa Timur. Yang bertanya tukang ojek. Yang biasa mangkal di sep...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Sabtu, 11 Juli 2020 01:28 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...