Minggu, 12 Juli 2020 11:09

​Jalur Nasional Banyuwangi-Jember Macet Total Akibat Ulah Pedagang Nekat Jualan di Pinggir Jalan

Jumat, 29 Mei 2020 21:49 WIB
Editor: -
Wartawan: Yudi Indrawan
​Jalur Nasional Banyuwangi-Jember Macet Total Akibat Ulah Pedagang Nekat Jualan di Pinggir Jalan
Ilustrasi macet Jalan Banyuwangi-Jember. foto: tempo.co

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Jalur nasional Jalan Sultan Agung tepatnya sekitar kawasan bekas Ruko Jompo Ambruk, macet total akibat semakin banyaknya pedagang yang nekat jualan. Informasi macetnya jalanan di kawasan tersebut bahkan hingga direkam dalam bentuk video pendek dan diposting di medsos instagram juga whatsapp.

Dalam video postingan itu, sang pemilik video Bram Yudha Febrianus Trisna mengeluhkan macetnya jalanan akibat pasar dadakan puluhan pedagang tersebut.

"Puh gara-gara pasar nang njobo (akibat pasar dadakan seenaknya sendiri di luaran, red), macet coi, kata pria yang akrab dipanggil Bram ini, Jumat (29/5/2020) malam.

Menurut Bram, akibat macetnya pasar tersebut, dirinya harus antre kendaraan cukup lama. "Sebenarnya kurang lebih 10 menit, tapi bagaimanapun ini kan jalur nasional, jalur cepat. Sudah jalanan sempit akibat bekas Ruko Jompo yang belum selesai diperbaiki, sekarang ditambah pasar dadakan ini. Bahaya iya, buat macet dan mengganggu iya," ungkapnya.

Bram mengakui prihatin dengan apa yang dialami para pedagang pasar, pasca pasar ditutup akibat niat Pemkab Jember untuk langkah antisipasi penyebaran Covid-19.

"Tapi kan harusnya dipikirkan solusi terbaik bagi pedagang ini. Tidak kemudian dibiarkan di pinggiran jalan seenaknya gini. Membahayakan dan juga membuat macet. Saya harap Pemkab ada solusi baik. Saya tahunya pasar dadakan ini di berita dan medsos sejak Selasa kemarin. Saya pikir sudah dipindah atau ditertibkan dengan ada tempat lebih aman, ternyata dibiarkan," ucapnya kecewa.

Bram juga mengatakan, kemacetan akibat pasar dadakan itu terjadi dari depan Gedung BCA Jalan Gajah Mada hingga Jembatan Jompo Jalan Sultan Agung.

"Banyak pedagangnya berjejeran di sisi kiri jalan sepanjang kurang lebih 150 meteran, macetnya lumayan panjang. Mobil dan motor jalannya pelan banget karena banyak pembeli dan pedagang ini," ungkapnya.

Dalam postingan di instagram, Bram juga mengatakan banyak yang komen prihatin dan dinilai macetnya jalanan ini akibat pemkab tidak sigap menyikapi pedagang pasar dadakan ini.

"Temen saya komen, Pemkab terlalu lama berpangku tangan, jadi terkesan dibiarkan. Bisa-bisa nanti pasar dibuka kembali, pedagangnya tidak pindah malah buka pasar baru lagi di sini karena menemukan lokasi baru. Tapi semoga tidak saja," tukasnya.

Sama dengan postingan yang disampaikan Bram, seorang ibu rumah tangga warga Kecamatan Patrang Luhwit juga mengeluhkan kemacetan di jalur nasional tersebut. Sama halnya dengan Bram, dirinya juga merekam kemacetan Jalan Sultan Agung akibat pasar dadakan melalui rekaman video pendek, yang diunggah menjadi status whatsapp.

"Pasar Tanjung Pindah (ditambah dengan emoticon tertawa)," tulisnya di status whatsapp.

Sementara Kepala Diskominfo Pemkab Jember Gatot Triyono belum bisa dikonfirmasi. Pria yang juga ditunjuk sebagai Humas Tim Gugus Tugas Covid-19 itu belum menjawab panggilan telepon dari wartawan. Bahkan, saat dikirimi pesan singkat melalui whatsapp, juga belum terbaca oleh Gatot. (ata/yud)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Jumat, 10 Juli 2020 21:04 WIB
Oleh: Ibnu Rusydi Sahara*“Sampean dari Surabaya?” Teman saya kerap menerima pertanyaan itu, manakala turun dari bus antarkota yang membawanya dari Surabaya di beberapa kota di Jawa Timur. Yang bertanya tukang ojek. Yang biasa mangkal di sep...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Sabtu, 11 Juli 2020 01:28 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...