Salah satu gerai makanan yang menjalankan protokol kesehatan. (foto: ist/ bangsaonline.com).
“Selanjutnya nanti akan kami pasang tanda untuk antre yang menerapkan physical distancing. Tanda yang dipasang di lantai agar pembeli mengantre tidak berjubel"ujarnya.
Menurut Daman, 2 hari buka selama pandemi, pengunjung memang jauh menurun. Biasanya bisa menghabiskan 50 kg ayam/hari, kini separuhnya saja. Pengunjung biasanya sampai 50 orang-100 orang, kini separuhnya. Apalagi bulan puasa.
Di sisi lain, Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar juga ikut mendukung UMKM Kota Kediri untuk maju. Salah satunya Mas Abu mempromosikan melalui akun IG-nya.
“Silakan kalau ada yang mau saya proposikan, tinggal usahanya difoto, lalu tag saya. Saya akan repost di IG saya untuk promosi,” kata Mas Abu.
Dengan tagar #BangkitUMKMKediri, beberapa UMKM mulai dipromosikan di IG Mas Abu. Mulai dari usaha makanan, minuman, jasa, dan kerajinan. Semua UMKM yang berproduksi dan melibatkan warga Kota Kediri akan mendapatkan dukungan promosi gratis ini. Ia berharap, setelah Lebaran, UMKM Kota Kediri kembali normal untuk beraktivitas.
“Bukan soal berapa pajak yang disumbangkan ke Pemkot. Tapi UMKM merupakan usaha yang padat karya, melibatkan banyak tenaga kerja, jadi saya dukung sepenuhnya,” tambah Mas Abu.(uji).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




