Jumat, 03 Juli 2020 05:41

PSBB Surabaya Raya Diperpanjang, ini 6 Poin yang Jadi Penekanan

Sabtu, 09 Mei 2020 22:42 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Catur Andy
PSBB Surabaya Raya Diperpanjang, ini 6 Poin yang Jadi Penekanan
Plt Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin berbincang dengan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa usai pertemuan dengan tiga kepada daerah yang menerapkan PSBB.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di kota delta resmi diperpanjang. Keputusan itu diambil usai Pemprov Jatim menggelar pertemuan dengan tiga wilayah yang menerapkan kebijakan tersebut. PSBB tahap kedua itu dimulai dari tanggal 12 Mei hingga 25 Mei.

Usai pertemuan, Plt Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin menyampaikan hasil rapat. Pria asal Waru itu menuturkan PSBB Sidoarjo diperpanjang. Penambahan waktu itu disebabkan dua hal.

Pertama, Pemprov melihat data penyebaran Corona. Selama penerapan PSBB, jumlah warga yang terpapar korona bukan menurun. Justru meningkat tajam.

Dari data Gugus Tugas Covid-19, hari pertama penerapan PSBB jumlah warga yang positif korona mencapai 92 orang. Saat ini melonjak menjadi 152 orang yang positif.

Pertimbangan kedua adanya temuan baru. Dari hasil penelitian terkini, virus Corona tak gampang mati. "Bisa bertahan lebih dari 14 hari," ucap pria yang akrab disapa Cak Nur itu.

Rapat tersebut juga menghasilkan sejumlah keputusan. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meminta tiga daerah, termasuk Sidoarjo menjalankan enam poin. Intinya PSBB kedua menitik beratkan pada ketegasan.

Di antaranya perpanjangan PSBB tidak ada masa sosialisasi. Kedua, harus ada tindakan yang lebih tegas pada orang atau badan yang melanggar aturan. Selanjutnya, Pemprov meminta perubahan SOP di Check Point. Pemeriksaan harus lebih ketat. Misalnya petugas harus memelototi warga yang tidak pakai masker, serta menindak kendaraan roda empat yang mengangkut melebihi aturan.

Selain itu, Pemprov meminta peran serta warga untuk menekan laju penyebaran Corona. Tugas itu berada di pundak kades, lurah, bhabinkantibmas, serta babinsa.

Terobosan kepala daerah juga ditunggu. Gubernur meminta bupati dan wali kota membuat program nyata. Tujuannya, menekan angka kematian serta efektivitas penyaluran BLT. Yang tidak kalah penting, adanya rencana sanksi nyata bagi pelanggar PSBB. Bentuknya teguran, pencabutan SIM, hingga tidak mendapatkan pelayanan dari pemerintah daerah.

Sekda Sidoarjo Achmad Zaini mengatakan pemkab fokus pada penindakan pada PSBB kedua ini. Pemkab bakal lebih tegas. Untuk sanksi bagi pelanggar, dia menuturkan, tidak menutup kemungkinan lebih berat.

Dia mencontohkan, warung dan warkop. Jika masih beroperasi saat jam malam atau menyediakan tempat duduk, bakal ditindak. Sanksinya hingga penutupan. "Namun masih sebatas rancangan. Kami rapatkan dulu," paparnya.

Sementara itu, Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji menjelaskan polisi bakal berkonsentrasi menegakkan aturan jam malam. Pukul 21.00 hingga 04.00, seluruh aktivitas berhenti. Warga diminta di rumah. "Seperti aturan sebelumnya," ucapnya.

Wilayah perbatasan Sidoarjo juga menjadi perhatian. Terutama kawasan Waru. Menurut dia, warga yang positif Covid-19 di Waru terus bertambah. "Perlu penanganan. Namun teknisnya masih kami rapatkan," pungkasnya. (cat/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Rabu, 01 Juli 2020 18:44 WIB
Oleh Fandi Akhmad Yani (Gus Yani)*Kring... Kring.. Kring.. "Hallo Pak Ketua". Terdengar suara lirih dari depan kantor DPRD Gresik saat saya keluar dari kantor. Adalah Mbah Amang Genggong. Sudah menjadi kebiasaannya setiap kali melintas di depan ged...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Rabu, 01 Juli 2020 09:19 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan al...