Minggu, 12 Juli 2020 13:14

269 Pedagang Pasar Kota Bojonegoro Dilakukan Rapid Test, 86 Reaktif Covid-19

Kamis, 07 Mei 2020 19:29 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Eky Nurhadi
269 Pedagang Pasar Kota Bojonegoro Dilakukan Rapid Test, 86 Reaktif Covid-19
Petugas gabungan sedang melakukan rapid test pada salah satu pedagang pada Kamis (7/5/2020) dini hari.

BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 86 orang pedagang di Pasar Besar Kota Bojonegoro dinyatakan reaktif Covid-19, setelah menjalani rapid test petugas gabungan, pada Kamis (7/5/2020) dini hari.

Petugas gabungan terdiri dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro, dipimpin Kapolres dan Dandim 0813 Bojonegoro. Pemeriksaan menyasar 269 pedagang yang biasa berjualan di Pasar Bojonegoro.

"Rata-rata mereka yang positif versi rapid adalah para pedagang sayur keliling. Dari jumlah yang reaktif tersebut, 75 dari Bojonegoro, 11 pedagang dari Kabupaten Tuban," ujar Bupati Bojonegoro Anna Muawanah.

Dia menyebutkan, banyaknya warga yang reaktif Covid-19 tersebut menunjukkan bahwa pasar berpotensi menjadi tempat penularan Covid-19. Oleh karena itu, bupati bakal menutup sementara pasar kota.

"Kita juga akan melakukan rapid test di sejumlah pasar tradisional, di antaranya Pasar Banjarejo, Trucuk, dan Kapas," tegasnya.

Bupati asal Tuban itu menyebut, meski hasil rapid test positif namun untuk memastikan masih menunggu hasil swab dari Laboratorium Balitbangkes Surabaya. "86 pedagang yang positif reaktif kita lakukan isolasi," ucapnya.

Kapolres Bojonegoro AKBP M Budi Hendrawan mengatakan, kegiatan rapid test yang ia pimpin merupakan tracking, karena sebelumnya terdapat salah satu pedagang pasar yang positif Covid-19.

"Kita melihat masyarakat masih belum patuh terhadap protokol Covid-19 saat aktivitas di pasar. Warga masih terlihat berjubel, tidak menjaga physical distancing, serta masih ada yang tidak memakai masker. Saya berharap masyarakat lebih disiplin lagi," ujarnya.

Humas Gugus Tugas Covid-19 Bojonegoro, Masirin menambahkan, status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) jumlahnya sebanyak 8 orang, yaitu di Kecamatan Bojonegoro 3 orang, Trucuk 2 orang, Kepohbaru 1 orang, Kanor 1 orang dan Purwosari 1 orang.

"Status PDP kumulatif sebanyak 10 orang, 8 orang dalam pengawasan dan 2 orang meninggal dunia. Untuk status ODR sebanyak 38.663 orang dan OTG sebanyak 367 orang," jelas Masirin. (nur/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Jumat, 10 Juli 2020 21:04 WIB
Oleh: Ibnu Rusydi Sahara*“Sampean dari Surabaya?” Teman saya kerap menerima pertanyaan itu, manakala turun dari bus antarkota yang membawanya dari Surabaya di beberapa kota di Jawa Timur. Yang bertanya tukang ojek. Yang biasa mangkal di sep...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Sabtu, 11 Juli 2020 01:28 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...