Rabu, 15 Juli 2020 10:00

​Jadi Kemelut, Anggota DPRD di Tuban Kawal Penyaluran Bansos dari Kemensos dan Kemendesa

Minggu, 03 Mei 2020 21:46 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Gunawan Wihandono
​Jadi Kemelut, Anggota DPRD di Tuban Kawal Penyaluran Bansos dari Kemensos dan Kemendesa
Syafi'uddin (paling kiri) sedang berdiskusi dengan para kades.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Rencana pembagian bantuan sosial (bansos) dari Kemensos dan Kemendesa yang masih kemelut di Kabupaten Tuban ternyata mengundang simpati dari salah satu anggota DPRD Tuban, Syafi'uddin.

Syafi'udin yang juga Sekretaris Fraksi PKB Tuban itu menyampaikan, sejak adanya bansos dari dua kementerian itu, banyak kepala desa dan perangkat dibuat bingung. Terutama, banyak warga yang mendadak mengaku tidak mampu di saat pandemi Covid-19 ini. Oleh sebab itu, pihaknya mengawal data bansos terutama di wilayah Kecamatan Bangilan atau di Dapil IV.

"Iya saya sudah berdiskusi dengan para Kades di Kecamatan Bangilan. Kata kuncinya berdiskusi tentang tidak dipakainya data verfak dari kades," ujar Udin sapaan akrabnya saat dikonfirmasi, Minggu (3/5).

Melihat kondisi itu, Alumni Fakultas Hukum Undip tersebut langsung terjun ke lapangan guna memastikan kevalidan data penerima. Termasuk menjelaskan peraturan dan kriteria penerima. Harapannya, agar data ter-update dan bantuan tepat sasaran, sehingga tidak menimbulkan kecemburuan sosial atau tidak tepat sasaran.

"Alhamdulillah diskusi berjalan baik dan diikuti Ketua AKD Bangilan, Kades Bangilan, Kades Weden, Kedungmulyo Kades Ngrojo, dan kades yang lain," ungkapnya.

Ia menambahkan, pendampingan terhadap Bansos Kemensos dan BLT DD serta padat karya tunai ini bertujuan agar tepat sasaran. Karena para kades saat ini masih kebingungan tentang regulasi yang berubah setiap saat dan data belum terupdate oleh pusat.

"Semoga dengan pendampingan ini bantuan dari Kemensos dan Kemendesa dapat tepat sasaran," harap Syafi'uddin.

Sementara itu, Kepala Desa Ngrojo, Kecamatan Bangilan, Noerol Hoeda menyampaikan terima kasih atas beberapa penjelasan mengenai regulasi Bansos Kemensos maupun BLT DD.

"Setelah diskusi ini kami semakin paham bagaimana mengatur bantuan itu," ujar Hoeda, sapaan akrabnya. (gun/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Jumat, 10 Juli 2020 21:04 WIB
Oleh: Ibnu Rusydi Sahara*“Sampean dari Surabaya?” Teman saya kerap menerima pertanyaan itu, manakala turun dari bus antarkota yang membawanya dari Surabaya di beberapa kota di Jawa Timur. Yang bertanya tukang ojek. Yang biasa mangkal di sep...
Senin, 13 Juli 2020 23:23 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 13 Juli 2020 22:40 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...