Pasien Positif Covid-19 di Jatim Tembus 1.031 Orang, Masa Penindakan PSBB Dimulai Hingga 11 Mei

Pasien Positif Covid-19 di Jatim Tembus 1.031 Orang, Masa Penindakan PSBB Dimulai Hingga 11 Mei Gubernur Khofifah yag juga sekaligus Ketua Gufus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim saat konferensi pers di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. foto: IST/ BANGSAONLINE

Kembali Gubernur menjelaskan kasus baru 80 orang positif yaitu masing-masing 1 dari Kabupaten Pasuruan, Bangkalan, Nganjuk, Kabupaten Probolinggo, Magetan, Lamongan, dan Bojonegoro. Sedangkan yang masing-masing ada 2 positif yakni Lumajang dan Pacitan. Lalu 3 dari Gresik, 8 dari Sidoarjo, dan 58 dari Kota Surabaya.

“Melihat perkembangan penyebaran yang kian masif, maka tidak henti-hentinya kita mengimbau kewaspadaan berlapis dan patuh pada anjuran pemerintah,” kata Gubernur.

Gubernur Khofifah juga menyatakan, meski PSBB sudah dikeluarkan, dia mengaku masih melihat ada kafe yang masih buka dan kursi berderet. “Mulai malam ini aparat akan bertindak tegas dengan membongkar kursi-kursi, itu bukan hanya teguran,” tegasnya.

Surabaya adalah area yang cukup diwaspadai karena memiliki pasien positif paling banyak, yaitu 496 orang. Sidoarjo 110 orang, Magetan 46 orang, Lamongan 43 orang dan Kabupaten Malang 34 orang. “Itu tadi lima besar wilayah yang pasien Positif nya,” pungkas Khofifah. (mdr)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video ' Harga Sembako di Jawa Timur Meningkat Drastis Mulai Desember 2025':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO