Rabu, 15 Juli 2020 08:25

Pemkab Trenggalek Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak Covid-19 via KPE

Senin, 27 April 2020 23:36 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Herman Subagyo
Pemkab Trenggalek Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak Covid-19 via KPE
Bupati Arifin saat rilis pers dari Smart Center Trenggalek. foto: HERMAN/ BANGSAONLINE

TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Guna membantu warga yang terdampak wabah Covid-19, Pemkab Trenggalek meluncurkan KPE (Kartu Penyangga Ekonomi). Warga pemegang KPE akan mendapat bantuan Rp 200 ribu tiap bulan yang bersumber dari APBD Trenggalek.

"KPE yang sumber dananya berasal dari APBD Kabupaten Trenggalek akan diberikan mulai bulan Mei hingga Oktober 2020 atau hingga pendemi Covid-19 dinyatakan selesai oleh pemerintah. Besaran KPE tersebut adalah 200 ribu per bulan per KK," ujar Bupati Trenggalek Nur Arifin saat rilis pers via video conference, Senin (27/4) malam.

Selain KPE, warga terdampak Covid-19 di Trenggalek juga akan menerima bantuan langsung tunai (BLT) yang anggarannya berasal dari Dana Desa. Untuk BLT dari DD, tiap keluarga akan menerima sebesar Rp 600 ribu yang disalurkan selama tiga bulan.

Arifin memastikan, para penerima KPE dan BLT DD ini adalah warga di luar DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial). Artinya, mereka tidak menerima program dari pemerintah pusat, seperti PKH (Program Keluarga Harapan) dan BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai).

Selama ini di Kabupaten Trenggalek, lanjut Arifin, ada 54 ribu KK yang mendapat bantuan berupa PKH maupun BPNT. 

"Selain itu, Baznas Trenggalek juga mendonasikan Bansos untuk masyarakat Trenggalek. Per 24 April, donasi yang sudah terhimpun di Baznas Trenggalek sebanyak 1.256.368.701 rupiah. Dana tersebut telah digunakan untuk ODP sejumlah 200 orang senilai 40 juta. Sedangkan KPE akan diberikan kepada 2.783 orang senilai 278.550.000,- juga digunakan untuk membeli hand sanitizer, masker, APD (Alat Pelindung Diri) sejumlah 255 buah, dan saat ini jumlah saldo (Baznas) ada 911.000.000,- rupiah," paparnya.

Dalam kesempatan ini, Arifin juga menjelaskan adanya dana BLT dari Kemensos yang akan diberikan pada para warga Trenggalek yang merantau, kecuali ASN, TNI, Polri, dan Tenaga Medis. Mereka tidak berhak mendapat BLT.

Berdasarkan data, ada sebanyak 6.358 perantau ber-KTP Trenggalek yang bakal menerima BLT dari Kemensos. Data tersebut telah di-upload ke Kemensos, terakhir pada tanggal 23 April pukul 00.00 WIB. (man/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Jumat, 10 Juli 2020 21:04 WIB
Oleh: Ibnu Rusydi Sahara*“Sampean dari Surabaya?” Teman saya kerap menerima pertanyaan itu, manakala turun dari bus antarkota yang membawanya dari Surabaya di beberapa kota di Jawa Timur. Yang bertanya tukang ojek. Yang biasa mangkal di sep...
Senin, 13 Juli 2020 23:23 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 13 Juli 2020 22:40 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...