Kamis, 03 Desember 2020 06:03

PHRI Kota Batu dan Paguyuban Villa Dukung SE Wali Kota soal Penutupan Tempat Hiburan Diperpanjang

Rabu, 22 April 2020 11:10 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Agus Salimullah
PHRI Kota Batu dan Paguyuban Villa Dukung SE Wali Kota soal Penutupan Tempat Hiburan Diperpanjang
Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Drs. Imam Suryono.

KOTA BATU, BANGSAONLINE.com - Perpanjangan penutupan tempat wisata, tempat hiburan, hotel, villa, homestay serta penginapan lainnya hingga 30 April mendatang sesuai Surat Edaran (SE) Wali Kota Batu nomor 556/1757/422.103/2020 mendapat dukungan Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu serta paguyuban villa.

"Baik dari pihak PHRI Kota Batu maupun Paguyuban Villa Songgoriti secara lisan telah menyanggupi kesepakatan tersebut. Keduanya sangat memahami virus berbahaya tersebut. Mereka kooperatif dan manut terhadap aturan yang dikeluarkan oleh Pemkot Batu. Tentu sanksinya jika tidak mematuhi aturan yang ada selama pandemi Covid-19 bisa melanggar maklumat Polri," ujar Plt Kadis Pariwisata Kota Batu, Drs. Imam Suryono, Rabu (22/4).

Seperti diketahui pada isi Maklumat Kapolri Nomor Mak/2/III/2020, masyarakat dilarang untuk mengadakan kegiatan sosial kemasyarakatan yang menyebabkan berkumpulnya massa dalam jumlah banyak.

Ditambahkan Imam, jika nantinya tempat-tempat penginapan kembali dibuka, maka harus dilengkapi dengan SOP (Standar Operasional Prosedur) pengamanan kesehatan yang sangat ketat.

"Jika dibuka pasti wajib ada pemeriksaan thermal gun di setiap hotel, kemudian jika ada tamu yang sakit, maka pihak hotel segera melaporkan ke Dinas Kesehatan untuk ditindaklanjuti," katanya.

Baginya, Covid-19 ini ibarat buah simalakama. Sebab dengan adanya penutupan tempat penginapan ini tentu sangat memiliki dampak sosial dari segala sisi. Namun jika tempat-tempat penginapan yang ada dibuka kembali, maka bisa mengkhawatirkan terjadinya secara masif penyebaran Covid-19.

"Oleh sebab itu, Pemkot Batu selalu berusaha memikirkan solusi-solusi yang terbaik untuk warganya. Jangan sampai keputusan yang ada berdampak tidak baik kepada masyarakat," katanya.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Villa Songgoriti, Indra Tri Ariyono mengakui pihaknya mendukung langkah Pemkot Batu yang melanjutkan penutupan tempat-tempat penginapan yang ada di Kota Batu. Menurutnya, penutupan hotel dan tempat wisata merupakan langkah terbaik untuk menghambat penyebaran virus korona.

“Karena memang untuk keselamatan dan kesehatan masyarakat,” tuturnya.

Menurut Indra, hampir ada 325 villa di Songgoriti sudah tidak menerima tamu lagi sejak dikeluarkannya Surat Edaran Wali Kota pada awal bulan April ini. Karena itu ia berharap pandemi Covid-19 ini segera berakhir dan tempat-tempat penginapan bisa kembali dibuka. Sebab dari awal bulan ini para pemilik villa sudah tidak mendapatkan penghasilan.

"Seratus persen sudah tidak ada pemasukan dari villa. Tentu yang kasihan adalah mereka yang bekerja sebagai penjaga villa yang juga tidak ada penghasilan. Semoga bantuan yang diharapkan Rp 1 juta setiap KK itu dari pemerintah bisa men-support kehidupan mereka," katanya.

Sementara itu, H. Nur’Ali, pemilik home stay Imafa di wilayah Temas juga mengungkapkan siap mematuhi segala keputusan yang dikelurkan pemerintah Kota Batu. Sejak diputuskan ada penutupan hotel termasuk semua penginapan, pihaknya tetap mempekerjakan lima karyawannya.

"Walau telah ditutup, kami tetap mempekerjakan karyawan untuk membersihkan kamar atau apapun yang sekiranya perlu dibenahi di home stay kami," ujar Nur’Ali yang juga anggota DPRD Kota Batu. (asa/dur)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Selasa, 01 Desember 2020 16:52 WIB
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com – Meletusnya Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, tidak mengakibatkan kenaikan material vulkanik di Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo.Namun demikian, status Gunung Bromo tetap level II atau waspada. Sehingga pengunju...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Rabu, 02 Desember 2020 21:44 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Sabtu, 28 November 2020 12:00 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...