Rabu, 15 Juli 2020 07:53

Kerahkan Kekuatan Penuh Buru Begal, Kapolresta Sidoarjo Perintahkan Tembak di Tempat

Jumat, 17 April 2020 18:12 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Catur Andy
Kerahkan Kekuatan Penuh Buru Begal, Kapolresta Sidoarjo Perintahkan Tembak di Tempat
Kapolresta Sidoarjo, Kombespol Sumardji.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Perang terhadap begal digelorakan Polresta Sidoarjo. Polisi bakal mengerahkan kekuatan penuh untuk memburu begal. Pelaku yang nekat beraksi harus bersiap menghadapi timah panas milik petugas.

Ketegasan itu disampaikan Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji, Jumat (17/4). Pria asal Nganjuk itu sudah mengumpulkan seluruh personel reskrim. "Saya perintahkan untuk memburu pelaku curas, curat, dan curanmor," tegasnya.

Ada tiga kasus yang menjadi perhatian Sumardji. Pertama yaitu curanmor di Perumahan Puri Wardani, Jumputrejo, Sukodono. Pelaku berhasil menggondol sepeda motor Honda Beat W 3296 PR milik Muhammad Yuska March. Aksi pelaku sebenarnya terlihat warga. Namun ketika dikejar, pelaku kabur dengan melemparkan bondet.

Dua kasus lain, yaitu curas di Jalan KH Ali Mas'ud. Kejadian pertama menimpa Afrilia Solikha dan temannya, Senin lalu (13/4). Pukul 12.00, keduanya melintas di jalan sepanjang 1,3 km itu. Hendak menyetorkan uang ke bank. Saat di tengah jalan, keduanya dipepet dan ditendang dua pelaku. Tas korban yang berisi uang Rp 20 juta dirampas.

Selang dua hari, musibah menimpa Arif Fauzan dan Chandra Pratama. Saat hendak pulang, keduanya dicegat 12 pelaku di dekat Museum Mpu Tantular. Mereka dihajar. Motor Honda Beat W 4868 VZ diambil paksa.

Sumardji meminta Satreskrim Polresta Sidoarjo menangkap kawanan bandit tersebut. Sebab, aksi penjahat sangat meresahkan warga. "Instruksi saya tembak di tempat jika melawan," paparnya.

Pria dengan tiga melati di pundaknya itu menuturkan, akhir-akhir ini kerap terjadi kejadian menonjol. Kriminalitas didominasi curas, curat, dan curanmor. Namun, jika dibandingkan bulan lalu, angka kriminalitas kota delta jauh menurun. "Turun 30 persen," ujarnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Sidoarjo AKP Ambuka Yudha Hardi menuturkan pihaknya berupaya menangkap pelaku. Seluruh anggota dikerahkan mengejar kawanan bandit. "Kami kerahkan seluruh kekuatan," ucapnya.

Sejumlah bukti sudah dikantongi polisi. Pelaku beraksi saat jalan sepi. Waktunya berkisar tengah hari dan menjelang pagi.

Selain itu, petugas sudah mendapatkan ciri-ciri pelaku. Usia penjahat berkisar 20 tahun hingga 30 tahun.

Sementara itu, pemkab ikut berupaya mengurangi tingkat kejahatan di Sidoarjo. Salah satu upayanya memasang CCTV dan menambah Penerangan Jalan Umum (PJU).

Kasi Sarpras Dinas Perhubungan (Dishub) Rizal Asnan menyampaikan, Dishub sudah mengusulkan penambahan CCTV. Terutama di titik parkir dan kawasan rawan kejahatan. "Jalan KH Ali Mas'ud salah satu yang diusulkan," jelasnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sigit Setyawan mengatakan, tahun ini pemkab akan menambah 1.000 PJU. Ditempatkan di seluruh jalan protokol. "Kami upayakan Jalan KH Ali Mas'ud ditambah PJU," jelasnya. (cat/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Jumat, 10 Juli 2020 21:04 WIB
Oleh: Ibnu Rusydi Sahara*“Sampean dari Surabaya?” Teman saya kerap menerima pertanyaan itu, manakala turun dari bus antarkota yang membawanya dari Surabaya di beberapa kota di Jawa Timur. Yang bertanya tukang ojek. Yang biasa mangkal di sep...
Senin, 13 Juli 2020 23:23 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 13 Juli 2020 22:40 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...