Rabu, 15 Juli 2020 09:05

Petrokimia Gresik Salurkan 28 Paket Sembako dan Peralatan Medis Dampak COVID-19

Senin, 06 April 2020 19:37 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M Syuhud Almanfaluty
Petrokimia Gresik Salurkan 28 Paket Sembako dan Peralatan Medis Dampak COVID-19
Dirut PG Rahmad Pribadi saat serahkan bantuan secara simbolis kepada Wabup Moh. Qosim. foto: ist

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia menyalurkan bantuan 28 ribu paket sembako kepada masyarakat sekitar perusahaan dan peralatan medis untuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ibnu Sina Kabupaten Gresik, Senin (6/4).

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Rahmad Pribadi mengatakan bahwa bantuan ini sesuai dengan arahan Kementerian BUMN, bahwa Petrokimia Gresik diwajibkan untuk mendukung pemerintah dalam menanggulangi penyebaran Covid-19.

Selain itu, Petrokimia Gresik juga diminta untuk membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak akibat upaya penanggulangan COVID-19. Terlebih saat ini Kabupaten Gresik telah ditetapkan oleh Pemprov Jatim sebagai zona merah COVID-19.

Dari 28 ribu paket sembako, lanjut Rahmad, sebanyak 12 ribu paket diserahkan melalui Pemkab Gresik. Sedangkan, 16 ribu paket lainnya diserahkan langsung kepada delapan desa/kelurahan sekitar perusahaan.

Adapun setiap paket sembako terdiri dari 5 kilogram beras, minyak goreng, gula, dan mie instan, yang seluruhnya dipasok oleh Koperasi Keluarga Besar Petrokimia Gresik (K3PG).

Ke delapan desa/kelurahan yang mendapat bantuan adalah Desa Roomo, Kelurahan Tlogopojok, Sukorame, Lumpur, Karangturi, Ngipik, Karangpoh, dan Kroman.

Rahmad menjelaskan bahwa sembako ini untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari selama kebijakan physical distancing dan imbauan #Di Rumah Aja yang digencarkan oleh pemerintah pusat maupun daerah sebagai antisipasi penyebaran COVID-19.

Menurut Rahmad, pandemi COVID-19 telah berdampak hampir di seluruh sektor di Indonesia, termasuk perekonomian. Berbagai aktivitas ekonomi, seperti warung, toko, atau aktivitas lain yang melibatkan banyak orang, diimbau untuk tutup sementara. Sehingga perekonomian daerah menjadi lesu dan masyarakat kecil sangat merasakan dampaknya. 

"Kementerian BUMN melalui Petrokimia Gresik ingin meringankan beban masyarakat yang terdampak akibat lesunya perekonomian yang disebabkan oleh COVID-19," ujarnya.

Selain sembako, Petrokimia Gresik lanjut Rahmad, juga akan menyalurkan bantuan alat kesehatan untuk RSUD Ibnu Sina (salah satu RS rujukan Covid-19 di Jatim).

Bantuan berupa Alat Pelindung Diri (APD), yaitu masker, handscoon (sarung tangan), coverall (baju pelindung), safety boots (sepatu), serta face shields (pelindung wajah) untuk tenaga medis yang belakangan pasokannya sangat terbatas. "Selain itu kami juga salurkan bantuan obat-obatan dan alat periksa cepat atau Rapid TestKit," terang Rahmad.

Dengan bantuan ini, perusahaan berharap, baik Pasien Dalam Pengawasan (PDP) maupun positif COVID-19 di Gresik, dapat mendapatkan pelayanan maksimal dari rumah sakit.

Serta keselamatan tenaga medis juga dapat terjaga, mengingat sudah ada puluhan tenaga medis menjadi korban saat menangani pasien COVID-19 di tanah air. 

"Dengan penanganan kesehatan yang memadai, pasien akan lebih mudah untuk disembuhkan dan tenaga medis, sebagai garda terdepan, bisa bekerja dengan aman dan tenang," jelas Rahmad.

Dalam kesempatan ini, Rahmad juga kembali mengajak masyarakat untuk meminimalisir aktivitas yang kurang perlu di luar. Ia juga berharap semoga wabah ini dapat segera berakhir dan semua aktivitas masyarakat dapat berjalan normal seperti sedia kala.

Sementara Wakil Bupati Gresik Moh. Qossim menyampaikan bahwa Pemkab Gresik sangat mengapresiasi perusahaan-perusahaan di Gresik yang secara pro aktif turut andil dalam bakti sosial ke masyarakat di tengah pandemi ini. 

"Di saat seperti ini memang sudah semestinya semua elemen bergerak bahu-membahu melawan persebaran COVID-19. Semoga peran kita semua, termasuk dari perusahaan dapat menyelamatkan masyarakat dari penularan wabah ini," pungkasnya. (hud/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Jumat, 10 Juli 2020 21:04 WIB
Oleh: Ibnu Rusydi Sahara*“Sampean dari Surabaya?” Teman saya kerap menerima pertanyaan itu, manakala turun dari bus antarkota yang membawanya dari Surabaya di beberapa kota di Jawa Timur. Yang bertanya tukang ojek. Yang biasa mangkal di sep...
Senin, 13 Juli 2020 23:23 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 13 Juli 2020 22:40 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...