Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covis-19 Kabupaten Kediri dr. Ahamad Khotib.
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri benar-benar darurat Covid-19. Update data perkembangan Covid-19 Kabupaten Kediri per tanggal 5 April 2020, ada 3 kasus tambahan terkonfirmasi positif Covid-19, sehingga total 7 kasus yang terkonfirmasi positif Covid-19.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covis-19 Kabupaten Kediri dr. Ahamad Khotib menjelaskan, tiga kasus tambahan positif Covid-19 tersebut memiliki kontak erat dengan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 pertama yang telah meninggal.
BACA JUGA:
- Upah Rp70-90 Ribu, Penambang Pasir Brantas Kediri Tetap Bertahan
- Wali Kota Kediri Dorong Guru TK Ciptakan Pembelajaran Menyenangkan di Era Digital
- Wali Kota Kediri Tekankan Stabilitas Daerah Demi Kelancaran Pembangunan
- Di Pertemuan Rutin Himasal dan Lim, Gus Qowim: Ulama dan Umara Harus Sinergi dengan Masyarakat
"Saat ini ketiganya di bawah pemantauan tim medis RSUD Kabupaten Kediri di Pare," kata dr. Ahmad Khotib, Minggu (5/4).
Menyikapi perkembangan Covid-19 di Kabupaten Kediri, Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno sudah mengeluarkan beberapa Surat Edaran seperti SE tentang penutupan sementara tempat wisata, dan SE peniadaan sementara ibadah di tempat ibadah.
Juga surat perintah kepada camat dan kades se-Kabupaten Kediri, agar segera membentuk Relawan Penanggulangan Covid-19 dan memonitor setiap pendatang khususnya dari daerah Episentrum Covid-19, antara lain Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. (uji/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




