Rabu, 03 Juni 2020 01:49

Satu PDP dan Satu ODP Covid-19 di Jombang Meninggal Dunia, Berikut Peta Sebarannya

Jumat, 03 April 2020 18:40 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Aan Amrulloh
Satu PDP dan Satu ODP Covid-19 di Jombang Meninggal Dunia, Berikut Peta Sebarannya
Peta sebaran Covid-19 di Jombang.

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP), serta satu Orang Dalam Pemantauan (ODP) Virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Jombang dinyatakan meninggal dunia, Jum’at (03/04/20).

Dari data yang didapat, kedua orang yang meninggal tersebut berjenis kelamin perempuan. Mereka menghembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jombang.

Kabar meninggalnya seorang PDP dan ODP ini dibenarkan oleh juru bicara Satuan Gugus Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanganan Pandemi Covid-19 Kabupaten Jombang, Budi Winarno, saat diadakan jumpa pers di kantor Pemerintahan Daerah (Pemda) setempat, Jumat (3/4).

“Pasien meninggal di RSUD pada Jum’at pagi. Namun sebelumnya, pasien PDP ini dirawat di RSUD Ploso dengan gejala sesak napas. Selanjutnya dirujuk di RSUD Jombang pada Minggu (29/03) malam,” ucapnya.

Setelah dirujuk ke RSUD Jombang, lanjut Budi, pasien tersebut dilakukan rapid test oleh petugas medis, dan hasil tesnya dinyatakan positif Covid-19. Kemudian pasien segera dirawat di kamar isolasi Rumah Sakit tersebut.

(Budi Winarno)

“Dari hasil rapid test menyatakan bahwa pasien tersebut positif, dan harus menjalani perawatan di ruang isolasi. Besoknya dilakukan pengambilan swab untuk dikirim ke balai Bankes Surabaya. Selama masa isolasi sambil menunggu hasi swab, kondisi pasien semakin memburuk,” terangnya.

“Pada hari Kamis (02/04), hasil swab keluar, dan paseien dinyatakan negatif Covid-19. Namun, karena kondisi pasien memburuk akibat gizi pasien kurang baik, sehingga meninggal pada hari Jum’at,” imbuh Budi.

Sedangkan, untuk ODP yang meninggal merupakan pasien lama yang dirawat di RSUD Ploso. Menurut Budi, sebenarnya ODP ini tidak masuk dalam kategori penanganan Covid-19, karena dinyatakan negatif.

“ODP yang meninggal mempunyai riwayat penyakit diabetes. Ia sendiri dinyatakan negatif dan tidak masuk dalam kategori penanganan. Karena kebijakan dari Pemprov, maka ODP tersebut harus disertakan dalam data Pemkab Jombang,” tegasnya.

Sementara, Direktur RSUD Jombang dr. Pudji Umbaran mengatakan, pasien PDP ini diketahui baru saja melakukan perjalan dari Bogor. Karena pasien datang dari wilayah terjangkit Corona, kemudian pasien dimasukkan dalam kategori PDP.

Sebelum meninggal, pasien PDP ini sempat menjalani perawatan di RSUD Jombang sejak Minggu (29/3). Kondisi pasien PDP saat masuk mengalami gejala panas, sesak napas, dan penurunan daya tahan tubuh. Karena itu, pasien dilakukan pengambilan swab untuk memastikan pasien mengidap Corona atau tidak.

“Yang PDP memang kondisi gizinya kurang bagus. Saat masuk memang kondisinya sejak awal jelek. Kalau sudah seperti itu, memang agak sulit mendeteksi (penyakit penyertanya, red). Yang jelas hasil swab dinyatakan negatif,” kata Dr. Pudji pada wartawan.

Sementara, untuk kasus ODP meninggal, lanjut Pudji, pasien diketahui usai melakukan perjalanan dari Jakarta. Pasien perempuan asal Kecamatan Ploso itu, datang memeriksakan diri ke RSUD Jombang pada Senin (30/3) pagi. Dari pemeriksaan awal, pasien tersebut mengeluh sakit perut dan mengalami demam tinggi. Karena untuk kewaspadaan, dirinya memasukan pasien ke dalam kategori ODP.

“ODP itu masuk waktu itu sakitnya sakit perut. Kemudian hasil expert, karena tidak ada tanda-tanda Covid-19, maka statusnya waktu itu menjadi umum. Kemudian karena kewaspadaan dan keragu-raguan, maka kita masukkan ke status ODP. Kita rawat kurang lebih 5 harian, kemudian Jumat (3/4) meninggal,” pungkasnya.

Walaupun kedua pasien dinyatakan negatif Covid-19, pihak rumah sakit tetap menerapkan protokol kesehatan pada jenazah pasien. Dengan metode prosedur mendekati Covid-19. Yakni, jenazah dibungkus dengan plastik dan sebagainya.

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Selasa, 02 Juni 2020 23:45 WIB
Oleh: M. Cholil NafisItulah kemudahan ajaran Islam. Kalau bisa dipermudah mengapa dipersulit, (yassiru wa la tu’assiru). Demikian prinsip ajaran Islam yang beradaptasi dengan kondisi dan zaman. Begitu juga soal pelaksanaan ibadah haji yang meny...
Minggu, 31 Mei 2020 18:02 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Senin, 01 Juni 2020 12:19 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<...