Selasa, 31 Maret 2020 00:01

Kompak Mangkir, Ra Momon, Imron Rosyadi, dan Ra Latif Dipanggil Ulang jadi Saksi

Kamis, 26 Maret 2020 20:30 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Ahmad Fauzi
Kompak Mangkir, Ra Momon, Imron Rosyadi, dan Ra Latif Dipanggil Ulang jadi Saksi
Dari kiri, Muh. Makmun Ibnu Fuad (mantan Bupati Bangkalan), Imron Rosyadi (mantan Ketua DPRD Bangkalan), dan R. Abdul Latib Imron Amin (mantan Wakil Ketua DPRD dan Bupati Bangkalan saat ini).

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Mantan Bupati Bangkalan Muh. Makmun Ibnu Fuad (Ra Momon), mantan Ketua DPRD Imron Rosyadi, serta Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Imron Amin (Ra Latif) dipanggil ulang oleh JPU Kejaksaan Negeri Bangkalan dalam sidang kasus korupsi pengadaan kambing etawa di Pengadilan Tipikor, Jumat (27/3) besok.

Pada sidang sebelumnya, 24 Maret, ketiganya kompak tidak hadir dalam kapasitasnya memberikan keterangan sebagai saksi di Pengadilan Tipikor, Surabaya.

Kepala Kejari Bangkalan Emanuel Ahmad, S.H. membenarkan bahwa Ra Momon, Imron Rosyadi, dan Ra Latif tidak dapat memberikan kesaksiannya terkait kasus korupsi pengadaan kambing etawa pada APBD tahun 2017.

Ahmad mengungkapkan, Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Imron sudah mengonfirmasi ketidakhadirannya dalam sidang tersebut, lantaran berhalangan dengan kegiatan upaya penanganan pencegahan virus COVID-19.

"Sementara untuk mantan bupati periode 2013-2018 (Ra Momon, Red) tidak hadir karena sakit kata kuasa hukumnya, dan ada surat keterangannya. Tapi mantan Ketua DPRD (Imron Rosyadi, Red) tidak menjelaskan secara detil alasan ketidakhadirannya," jelasnya.

"Tapi yang jelas, bahwa tiga hari sebelum pelaksanaan sidang, JPU sudah melayangkan surat pemanggilan. Seharusnya dapat memberikan keterangan kenapa tidak bisa hadir," jelasnya

Ahmad mengatakan, pemanggilan kedua sudah dijadwalkan pada Jumat (27/3) besok. Menurutnya, Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Imron Amin sudah bersedia hadir menjadi saksi di Pengadilan Tipikor Surabaya.

"Untuk Muh. Makmun Ibnu Fuad dan Imron Rosyadi belum ada informasi apakah hadir atau tidak. Jika sampai panggilan ketiga tidak hadir, bisa dipanggil paksa oleh JPU Kejaksaan Bangkalan. Tapi dengan syarat ada penetapan hakim bahwa yang bersangkutan harus dipanggil paksa, karena tugasnya JPU adalah mengahadirkan saksi," pungkasnya.

Dikonfirmasi BANGSAONLINE.com terkait ketidak hadirannya sebagai saksi pada sidang 24 Maret lalu, mantan Ketua DPRD Imron Rosyadi membantah. Ia mengaku sudah hadir di Pengadilan Tipikor pada pukul 09.00 WIB.

"Saya sudah hadir di Pengadilan Tipikor pada Selasa (24/3) kemarin. Hanya karena penuh, saya diminta hadir pada hari Jum'at (27/3). Tidak benar kalau saya tidak hadir," jelasnya kepada bangsaonline.com saat dihubungi melalui aplikasi percakapan WhatsApp. (uzi/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 28 Maret 2020 14:13 WIB
Oleh: M Cholil NafisSaat saya wawancara di TV atau radio banyak pertanyaan tentang hadits yang menyebutkan bahwa orang yang meninggalkan jum’atan tiga kali berturut-turut jadi keras hatinya bahkan ada yang menyebut kafir dan wajib bersyahadat kemba...
Sabtu, 28 Maret 2020 23:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*85. Wayas-aluunaka ‘ani alrruuhi quli alrruuhu min amri rabbii wamaa uutiitum mina al’ilmi illaa qaliilaan.Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang ruh. Katakanlah, “Ruh itu termasuk urusan Tuhanku,...
Jumat, 20 Maret 2020 00:31 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...