Tim SAR mengevakuasi korban perahu penyeberangan (tambangan) yang ditemukan di wilayah Desa/Kecamatan Kesamben, Jombang.
“Korban yang kami periksa malam ini diketahui dari ciri-ciri pakaian yang dipakai, cincin yang dipakai dan adanya tanda lahir,” ungkap Kaur Dokpol RS Bhayangkara Kediri Tutik Purwanti saat diwawancarai di kamar jenazah RSUD Jombang.
Selanjutnya, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga yang sudah menunggu di luar kamar jenazah RSUD Jombang guna segera disemanyamkan.

Dengan ditemukannya satu korban tersebut, masih menyisahkan 1 korban yang belum diketemukan. Yakni Anista Sugandis (18), asal Dusun Klaci, Desa Brodot, Bandar Kedungmulyo, Kabupaten Jombang.
Sehari sebelumnya, tim SAR gabungan juga telah berhasil menemukan dua korban perahu terbalik dalam kondisi meninggal dunia, atas nama Dadang (22) warga Dusun Sentanan, Desa Ngrombot, Kecamatan Patihanrowo, Kabupaten Nganjuk; dan Surip (45), Dusun Klaci, Desa Brondot, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Jombang yang merupakan pengemudi perahu.
Peristiwa perahu penyeberangan terbalik di Dusun Klaci, Desa Brodot, Kecamatan Bandar Kedungmulyo ini terjadi pada Sabtu (29/2) pukul 22.00 WIB. Perahu kayu bermesin diesel itu berpenumpang 6 orang, termasuk pengemudi perahu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




