Senin, 25 Mei 2020 22:02

Dirut Petrokimia Sapa Petani Jagung di Sumatera Barat

Kamis, 27 Februari 2020 23:02 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M Syuhud Almanfaluty
Dirut Petrokimia Sapa Petani Jagung di Sumatera Barat
Dirut PG, Rahmad Pribadi (kanan) bersama pejabat daerah setempat saat temu petani jagung di Sumatera Barat. foto: ist

PADANG, BANGSAONLINE.com - Petrokimia Gresik, perusahaan solusi agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia menggelar acara "Petrokimia Menyapa Petani Sumatera Barat" dengan mengunjungi sentra penghasil jagung di Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Kamis (27/2).

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Rahmad Pribadi mengungkapkan, selain sebagai upaya memperkenalkan produk komersil unggulan Petrokimia Gresik, kunjungan ini juga dalam rangka mendekatkan diri dan media belajar bagi perusahaan. 

"Kami yakin dengan terus bersama stakeholder pertanian, kami dapat terus tumbuh untuk mendukung program-program pemerintah dan pada akhirnya mewujudkan kesejahteraan bagi para petani," ujar Rahmad.

Kota Padang, menurut Rahmad Pribadi, merupakan salah satu sentra tanaman pangan di Sumatera Barat yang subur dan sangat cocok untuk ditanami berbagai komoditas pertanian unggulan nasional.

Oleh karena itu, Sumatera Barat akan menjadi tuan rumah Pekan Nasional (Penas) Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) yang akan dilaksanakan bulan Juni 2020.

Petrokimia Gresik juga terus berupaya menciptakan produk inovasi yang dapat membantupetani dalam meningkatkan produktivitas, dengan tetap mengedepankan pertanian yang berkelanjutan.

Mulai dari menciptakan pupuk organik yang bermanfaat bagi kesuburan tanah (Petroganik), pupuk anorganik yang berkualitas tinggi (NPK Phonska Plus), menciptakan varietas benih unggul, penyeimbang pH tanah (Kapur Pertanian Kebomas), bio dekomposer (Gladiator Serbuk/Cair), pupuk hayati dan lain sebagainya.

Sedangkan, tanaman jagung seluas 3 hektare di Kecamatan Koto Tengah yang menjadi tujuan kunjungan kali ini adalah lahan demonstration plot (demplot) dengan menggunakan rekomendasi pemupukan berimbang dari Petrokimia Gresik.

Sebelum penanaman, atau nol Hari Setelah Tanam (HST) menggunakan aplikasi pupuk TSP, Urea dan KCL.

Sedangkan, di usia 20 HST menggunakan Urea dan NPK Phonska Plus. Pengaplikasian NPK Phonska Pluspada tanaman jagung di sini mampu meningkatkan produktivitas hingga 7 ton per hektare.

NPK Phonska Plus adalah salah satu produk unggulan Petrokimia Gresik. Produk ini merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk turut berperan dalam pembangunan pertanian, khususnya peningkatan hasil pertanian di Indonesia.

NPK Phonska Plus merupakan Pupuk NPK Majemuk Generasi baru dengan kandungan NPK15-15-15 serta diperkaya dengan 9% Sulfur dan unsur hara mikro esensial Zink (Zn) sebesar 2.000 ppm yang sangat dibutuhkan tanaman.

Unsur Zn harus diberikan pada tanaman. Zn merupakan unsur hara mikro esensial, unsur tersebut dibutuhkan dalam jumlah sedikit, namun merupakan faktor penting yang dapat memaksimalkan pertumbuhan vegetatif serta pembentukan bunga dan buah pada tanaman.

Berdasarkan data dari Organisasi Pupuk Dunia, kekurangan unsur hara Zn merupakan kekurangan unsur hara mikro yang paling banyak ditemukan di lahan pertanian dunia, termasuk di Indonesia. 

"Saya berharap hadirnya produk komersil produksi Petrokimia Gresik dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan menjadi andalan petani di Kota Padang," pungkas Rahmad. (hud/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 23 Mei 2020 12:36 WIB
Oleh: Firman Syah AliSaat ini gelar Habib sedang populer di Indonesia karena beberapa peristiwa. Diantaranya Insiden Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil dengan mobil sedan mewah Nopol N 1 B diduga melanggar peraturan pemerintah tentang pembatasan sosi...
Sabtu, 23 Mei 2020 23:28 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*21. Unzhur kayfa fadhdhalnaa ba’dhahum ‘alaa ba’dhin walal-aakhiratu akbaru darajaatin wa-akbaru tafdhiilaanPerhatikanlah bagaimana Kami melebihkan sebagian mereka atas sebagian (yang lain). Dan kehidupan ...
Rabu, 13 Mei 2020 11:23 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <&...